Share

Mantan Karyawan Geram Kanye West Kerap Sebarkan Foto Porno Kim Kardashian

Sukainah Hijarani, Okezone · Kamis 24 November 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 33 2714175 mantan-karyawan-geram-kanye-west-kerap-sebarkan-foto-porno-kim-kardashian-SEzScr4wRf.jpg Kim Kardashian (Foto: IG Kim Kardashian)

LOS ANGELES - Kanye West sedang ramai diperbincangkan di media online karena dituduh menunjukkan foto porno mantan istrinya, Kim Kardashian. Hal itu sebagai bagian dari perilaku yang dilihat banyak orang sebagai “taktik intimidasi”.

Berdasarkan informasi, Kanye West baru saja kehilangan kontak desain dengan merek pakaian olahraga lantaran komentar yang kurang baik. Sebab, dirinya dituduh menunjukkan gambar-gambar itu dalam artikel Rolling Stone.

Salah satu mantan karyawan Adidas mengklaim ia menunjukkan gambar porno Kardashian. Kepada tim kreatif di merek Yeezy-nya di tahun yang sama.

Kim Kardashian

“Tidak takut untuk menunjukkan gambar eksplisit atau berbicara tentang situasi yang harus dirahasiakan,” kata mantan karyawan, seperti dikutip dari The guardian, Kamis (24/11).

Mantan karyawan tersebut juga menceritakan ke Rolling Stone Kanye West sering menunjukkan gambar-gambar porno, termasuk rekaman seksnya sendiri.

“Saya merasa itu adalah taktik untuk menghancurkan seseorang dan membangun kesetiaan mereka yang tak tergoyahkan kepadanya, menguji dan menghancurkan batas-batas orang,” ujar mantan karyawan.

Sementara itu, mantan karyawan mengkritik eksekutif Adidas karena diduga mematikan “kompas moral”. Dalam surat terbuka berjudul The Truth About Yeezy: A Call to Action for Adidas Leadership.

Para mantan karyawan mendesak anggota dewan Adidas dan pemimpin senior untuk mengatasi lingkungan negatif dan kacau yang diciptakan Kanye West dan pola perilaku berbahaya yang sangat memuakkan.

“Dia telah, di tahun sebelumnya juga meledakkan wanita di ruangan dengan komentar ofensif, dan akan menggunakan istilah yang mengganggu secara seksual,” ucap Mantan Karyawan.

Karyawan di Yeezy dan Adidas juga menyuarakan penyesalan karena menerima apa yang mereka lihat sebagai aturan tidak tertulis. Menurut mereka mengurangi dampak dari dugaan perilakunya.

“Tanggung jawab, akuntabilitas, dan perlindungan yang gagal diberikan Adidas kepada karyawan mereka selama bertahun-tahun mengalami pelecehan verbal, omelan vulgar, dan serangan intimidasi,” tandas mantan karyawan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Juru bicara Adidas mengatakan pihaknya tidak mentolerir ujaran kebencian dan perilaku ofensif dan karenanya telah mengakhiri kemitraan Adidas Yeezy.

“Kami telah dan terus terlibat secara aktif dalam percakapan dengan karyawan kami tentang peristiwa yang menyebabkan keputusan kami untuk mengakhiri kemitraan. Kami telah memperjelas bahwa kami ingin mempertahankan bakat dan keterampilan karyawan kami di dalam organisasi,” tutur Juru Bicara Adidas.

“Karena itu, kami tidak akan membahas percakapan pribadi, detail, atau peristiwa yang mengarah pada keputusan kami untuk mengakhiri kemitraan Adidas Yeezy dan menolak mengomentari spekulasi terkait,” sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini