Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Korban Kasus Penyekapan yang Diduga Dilakukan Nindy Ayunda Minta Bantuan ke IPW

Vania Ika Aldida , Jurnalis-Rabu, 19 Oktober 2022 |14:40 WIB
Korban Kasus Penyekapan yang Diduga Dilakukan Nindy Ayunda Minta Bantuan ke IPW
Nindy Ayunda (Foto: Instagram)
A
A
A

KASUS penyekapan yang diduga dilakukan Nindy Ayunda hingga saat ini masih dalam tahap penyidikan polisi Polres Metro Jakarta Selatan. Sayangnya, setelah 1,5 tahun berlalu, kasus tersebut hingga kini masih belum menemukan titik terang.

Hal itu membuat Rini Diana selaku pelapor sekaligus istri dari mantan sopir Nindy Ayunda, Sulaeman, akhirnya meminta bantuan pada Indonesia Police Watch (IPW). Bantuan tersebut diharapkan oleh Rini Diana agar polisi bisa dengan serius menangani laporannya yang sudah masuk sejak 15 Februari 2021 lalu.

"Sudah setahun lebih sejak kasus penyekapan ini dilaporkan, hingga sekarang ini polisi hanya berputar-putar menangani kasus ini," ungkap Rini pada wartawan, Rabu (19/10/2022).

"Saksi-saksi yang sudah diperiksa, diperiksa lagi berulang kali. Tapi saksi yang tidak datang, tidak memenuhi panggilan polisi dibiarkan saja, enggak dijemput paksa," jelasnya.

Lebih lanjut, Rini mengatakan bahwa dirinya memiliki alasan meminta bantuan pada IPW terkait kasus penyekapan yang menimpa suaminya. Selain meminta keadilan dan berharap kasus ini bisa segera selesai, ia juga sempat mendengar informasi soal Nindy Ayunda yang diduga memiliki bekingan oknum polisi.

Nindy Ayunda

Pasalnya saat penyekapan tersebut terjadi, ia menyebut bahwa ada oknum polisi yang menyaksikan kejadian itu.

"Anggota polisi itu diam saja, tidak menghalangi aksi penyekapan selama 30 hari yang dialami suami saya," paparnya.

Tak hanya itu, Rini juga menemukan beberapa kejanggalan terkait pemeriksaan yang dilakukan oleh Nindy Ayunda dan juga orang terdekatnya. Mulai dari Nindy diperiksa tengah malam, seolah-olah menghindari wartawan, hingga pemeriksaan ibu dan kekasihnya.

"Ada kesan Nindy Ayunda takut bertemu wartawan. Kalau merasa enggak bersalah, kenapa takut? Kapan Dito diperiksanya tidak ada yang tahu. Kami juga tidak diberitahu, padahal polisi wajib memberitahu kepada kami selaku korban," tegas Rini.

"Kejanggalan lainnya yaitu Polres Jakarta Selatan belum memeriksa ibunya Nindy Ayunda untuk dimintai keterangannya. Kalau alasannya sakit, polisi harus memastikan apakah alasan itu benar atau mengada-ada," timpalnya.

Rini pun hanya bisa berharap agar IPW mau membantu dirinya untuk mengusut kasus dugaan penyekapan yang menimpa suaminya. Ia pun berharap agar pelaku bisa mendapatkan hukuman setimpal atas kelakuannya.

(van)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement