Share

Benda Pusaka Milik Roro Fitria Jadi Penyebab Rumah Tangganya Diwarnai Percekcokan

Vania Ika Aldida, Okezone · Kamis 15 September 2022 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 33 2667860 benda-pusaka-milik-roro-fitria-jadi-penyebab-rumah-tangganya-diwarnai-percekcokan-egjduO0HwN.jpg Roro Fitria dan suami (Foto: Lintang/MPI)

ARTIS sekaligus mantan DJ, Roro Fitria, akhirnya memutuskan untuk melayangkan gugatan perceraian terhadap suaminya, Andre Irawan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Tak diketahui pasti apa penyebab Roro melayangkan gugatannya pada Andre melalui e-court pada 14 September 2022 kemarin.

Akan tetapi dalam sebuah sesi wawancara, Roro mengatakan bahwa dirinya dan suami yang menikah setelah sebelumnya menjalani taaruf, sering mengalami cekcok. Bahkan percekcokan tersebut terjadi lantaran hingga kini wanita 32 tahun itu masih menyimpan barang-barang pusaka peninggalan mendiang ibundanya.

"Yang paling sering didebatkan mungkin kalau Nyai kan masih banyak benda-benda pusaka peninggalan almarhum mama," ungkap Roro Fitria dalam tayangan di YouTube Intens Investigasi.

"Kang Mas Papa kadang suka ada perbedaan pendapat . Nah disitu sih. Lebih ke budaya," sambungnya.

Dalam sesi wawancara yang berbeda, Andre Irawan rupanya membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya dan Roro memiliki perbedaan prinsip, terutama soal akidah.

Andre Irawan, suami Roro Fitria

Bagi Andre, Roro yang mantap ingin berhijrah sudah seharusnya meninggalkan barang-barang pusaka yang sering dianggap mistis oleh sebagian orang. Namun di sisi lain, Roro tak mungkin bisa begitu saja membuang barang peninggalan mendiang ibundanya.

"(Pemicu pertengkaran) Prinsip sih. Kalau saya tegas soal prinsip. Dari pertama pun sering ada kabar burung karena prinsip. Makanya Nyai saya ajak ngaji, ketemu guru, biar sama-sama kita belajar untuk hijrah," jelas Andre.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Kalau orang bicara hijrah, nggak akan bicara soal keramat, pusaka, atau apapun. Orang hijrah itu real buang segala apapun yang berbau mistis. Ini tugas saya sebagai pemimpin, kalo nggak bisa ya pelan-pelan," tambahnya.

Andre pun menjelaskan bahwa dirinya selama ini sudah cukup bersabar dengan hal itu. Akan tetapi, ia mengaku jika kesabarannya memiliki batas, terutama terkait prinsip.

"Dia bilang budaya. Nggak mungkin langsung (dihilangkan), tapi pelan-pelan, saya bersabar. Tapi ada batasnya, karena ini bicara prinsip, akidah. Bicara tauhid, lu nggak bisa minta dengan siapapun kecuali dengan Allah," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini