Share

Diduga Hina Dukun, Gus Miftah dan Atta Halilintar Dilaporkan ke Polisi

Melati Septyana Pratiwi, MNC Portal · Minggu 11 September 2022 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 11 33 2665045 diduga-hina-dukun-gus-miftah-dan-atta-halilintar-dilaporkan-ke-polisi-aphzsPdC4n.jpg Firdaus Oiwobo. (Foto: Intens Investigasi)

JAKARTA - Firdaus Oiwobo resmi melaporkan Atta Halilintar dan pendakwah Gus Miftah ke Polres Jakarta Selatan, pada 10 September 2022. Mereka dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap profesi dukun.

"Dalam podcast Atta, Gus Miftah mengatakan bahwa istri dukun itu jelek. Dia juga menganalogikan orang yang datang ke dukun itu sebagai orang bodoh," ujar Firdaus saat ditemui di Jakarta Selatan, pada Sabtu (10/9/2022).

Sang kuasa hukum menilai, ada banyak keterangan Gus Miftah dalam podcast itu yang melanggar etika sebagai pendakwah. "Siapapun dengan dalih edukasi menjustifikasi dukun akan saya laporkan. Ingat, saya tidak main-main!" tuturnya.

Firdaus mengungkapkan, sebelum membuat laporan sudah menghubungi tim Atta Halilintar dan mengungkapkan keberatannya atas isi podcast bersama Gus Miftah tersebut. Namun tak ada tanggapan.

Dia juga tak mengerti kenapa Atta menghapus podcast bersama dirinya dan Gus Irfan. "Padahal kan katanya dia mau mengkonfrontir kita dengan pendakwah yang tak sepaham dengan kita," ujar sang dukun menambahkan.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia bersama Astra

Sebelum Gus Miftah, Atta lebih dahulu mengundang Firdaus Oiwobo dan Gus Irfan ke podcastnya. Namun video itu dihapus karena suami Aurel Hermansyah itu merasa tidak ada hal baik dan mengedukasi dari podcast tersebut.

"Yang jadi masalah di podcast itu, Atta bilang dia menyesal mengundang kami karena tidak mengedukasi. Mungkin bahasa kasarnya unfaedah lah," ungkap mantan kuasa hukum Tiara Marlen itu menambahkan.

Karena itu, Firdaus dan Gus Irfan melaporkan Gus Miftah dan Atta Halilintar dengan Undang-Undang ITE Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45. Jika terbukti bersalah, maka mereka terancam hukuman penjara selama 4 tahun.*

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini