Share

Hukuman Putra Siregar dan Rico Valentino Lebih Ringan 4 Bulan dari Tuntutan, Ini Alasannya

Ravie Wardani, MNC Portal · Kamis 18 Agustus 2022 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 33 2650104 hukuman-putra-siregar-dan-rico-valentino-lebih-ringan-4-bulan-dari-tuntutan-ini-alasannya-NFPnnI9Z1L.jpg Sidang Putra Siregar dan Rico Valentino (Foto: Ravie/MPI)

MAJELIS Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamijon, baru saja membacakan putusan atas kasus penganiayaan yang melibatkan Putra Siregar (PS) dan Rico Valentino (RV), Kamis (18/8/2022). Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, sidang putusan kasus PS dan RV digelar di PN Jaksel pada pukul 14.00 WIB.

Putra Siregar dan Rico Valentino selaku terdakwa pun mengikuti sidang secara daring melalui Rutan (Rumah Tahanan) Polres Metro Jakarta Selatan.

Dalam sidang putusan hari ini, hakim ketua juga menjelaskan terkait kronologi kasus tersebut. Kemudian, majelis hakim melanjutkan sidang dengan membacakan putusan terhadap kedua terdakwa.

"Menyatakan terdakwa I (Putra Siregar) dan terdakwa II (Rico Valentino) terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan terangan-terangan dan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap orang lain," kata Kamijon saat membacakan vonis dalam ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (18/8/2022).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa masing-masing dengan pidana selama enam bulan," imbuhnya

Vonis enam bulan yang diterima oleh Putra Siregar dan Rico Valentino diketahui lebih ringan empat bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang sebelumnya. Bahkan ada beberapa hal yang membuat Majelis Hakim memberikan keringanan hukuman pada dua tersangka kasus penganiayaan terhadap Muhammad Nur Alamsyah tersebut.

"Perbuatan terdakwa telah menyebabkan korban mengalami luka di bagian pipi kanan dan memenuhi unsur kekerasan sehingga membuat gaduh coffe tersebut," kata hakim ketua saat membacakan hal yang memberatkan kedua terdakwa.

Sidang Putra Siregar dan Rico Valentino

Sementara itu, tujuan Putra Siregar selaku terdakwa I pun menjadi hal yang meringankannya. Pasalnya, majelis hakim melihat adanya niat baik PS untuk melindungi Chika Chandrika yang juga berada di TKP.

"Perbuatan terdakwa yang berusaha melindungi saudari Chika Chandrika yang saat itu sedang menangis. Kemudian kedua terdakwa juga telah menyesali perbuatan tersebut dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi," lanjut hakim ketua.

Atas kasusnya, Putra Siregar dan Rico Valentino terbukti melanggar Pasal 170 ayat (1) KUHP juncto Pasal 351 ayat (1) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sebelumnya, kedua terdakwa telah menjalani sidang tuntutan di PN Jaksel pada 28 Juli 2022 lalu.

Dalam sidang tersebut JPU (Jaksa Penuntut Umum) melayangkan tuntutan kepada PS dan RV 10 bulan penjara.

"Menuntut agar majelis hakim yang memeriksa mengadili perkara menyatakan terdakwa I dan terdakwa II terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan terangan-terangan melakukan kekerasan," kata jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 28 Agustus 2022.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa masing-masing dengan pidana penjara selama 10 bulan," lanjut JPU.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini