Share

Mona Ratuliu Ungkap Kronologi Mima Shafa Alami Gangguan Kesehatan Mental

Ayu Utami Anggraeni, Jurnalis · Selasa 16 Agustus 2022 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 33 2648687 mona-ratuliu-ungkap-kronologi-mima-shafa-alami-gangguan-kesehatan-mental-UpPYCooQqF.jpg Mona Ratuliu dan Mima Shafa Putri (Foto: IG Mona)

JAKARTA - Mima Shafa Putri dari pasangan Mona Ratuliu dan Indra Brasco belum lama ini, secara terang-terangan mengungkapkan jika dirinya mengalami depresi.

Sejak kecil dirinya sudah mengalami masa-masa sulit hingga puncaknya pada beberapa waktu belakangan ia speak up lewat media sosial.

Mona Ratuliu dan Mima Shafa Putri

Sebagai seorang ibu, Mona Ratuliu tentunya sejak awal sudah mengetahui bahwa sang putri mengalami gangguan kesehatan mental.

Awal mula mengetahui hal itu dari Mima yang kerap mengalami sesak napas.

"Aku tuh ingetnya Mima sering telepon tiba-tiba terus kayak sesak napas, aku nanya kenapa terus aku bawa ke IGD terus dokter bilang nggak apa-apa," ujar Mona Ratuliu dikutip dari kanal YouTube Mona Indra Channel, Selasa (16/8/2022).

Kala itu Mona beranggapan bahwa sang anak mengalami gangguan di saluran pernapasan. Hingga ia pun kembali membawa Mima ke dokter anak. Hingga akhirnya Mona disarankan untuk membawa Mima ke psikolog.

"Akhirnya disarankan untuk ke psikolog," tambah Mona Ratuliu.

Baca Juga: Pos Indonesia Pekenalkan ULBI, Kampus Logistik Pertama di Indonesia

Mima menambahkan bahwa sejak kecil memang dirinya mengalami sesak napas. Bahkan saat sekolah ia pun tiba-tiba merasa tidak nyaman dan ingin cepat pulang.

"Itu kayak dulu aku masih nggak tahu apa-apa, aku kira cuma sesak napas biasa kadang di sekolah aku juga tiba-tiba ngerasa pengen pulang gak nyaman dan lain-lain," jelas Mima Shafa.

Bertahun-tahun perempuan bernama asli Davina Syafa Felisa ini konsultasi dengan psikolog. Sempat stabil namun gangguan itu pun kembali hadir.

Sampai puncaknya ketika Mima duduk di kelas 10 atau kelas 1 SMA ia merasa mendapat serangan panik dan rasa cemas berlebihan.

"Aku kok aku ngerasa cemas berlebihan terus aku tiba-tiba sering dapat serangan panik dan lain-lain akhirnya ke psikolog klinis," terang Mima.

Sampai saat ini pun Mima masih melakukan konsultasi dengan psikolog klinis, Mima juga merasa bahwa ini merupakan berkah juga baginya.

Sementara itu, Mona pun berharap dengan adanya kejadian ini bisa menjadi pembelajaran khususnya kepada orang tua. Agar selalu menemani masa-masa tumbuh kembang anak, terlebih soal kesehatan mental.

"Mudah-mudahan cerita kita bisa jadi pelajaran juga untuk para orang tua yang mungkin mendampingi anak-anaknya masa-masa remaja untuk anak-anak bisa jadi masa-masa sulit juga, Karena Itu masa-masa memahami diri sendiri," papar Mona Ratuliu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini