Share

Tya Ariestya Berharap Sang Anak Ikuti Jejaknya Jadi Atlet Taekwondo

Syifa Fauziah, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 08:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 33 2620115 tya-ariestya-berharap-sang-anak-ikuti-jejaknya-jadi-atlet-taekwondo-xusB5ycHon.jpeg Tya Ariestya. (Foto: Instagram @tya_ariestya)

JAKARTA - Tya Ariestya berharap sang anak, Muhammad Kanaka Ratinggang mengikuti jejaknya di dunia taekwondo. Meski begitu, dia tetap tidak memaksakan anaknya untuk terjun ke dunia seni bela diri tersebut.

Pasalnya, usia sang anak masih terlalu kecil yakni genap 5 tahun. Oleh karena itu dia baru masuk tahap hanya mengenalkan.

"Mau banget akunya (anak jadi atlet taekwondo), tapi sebagai orang tua enggak boleh maksa. Tapi karena dulu aku basicnya pernah jadi atlet taekwondo dan jadi Duta Taekwondo Indonesia, jadi mau ada penerusnya. Cuma balik lagi lihat kemampuan dan minat anak sendiri seperti apa," ucap Tya saat ditemui di Jakarta, dikutip Rabu (29/6/2022).

Tya Ariestya

Dia juga menilai anak pertamanya itu memang sudah suka dengan olahraga ekstrem. Bahkan sang suami, Irfan Ratinggang juga berencana untuk mengenalkan Kanaka dengan olahraga loncat indah.

"Kemarin naik ATV terus kebalik jatuh bangun lagi dan sekarang minta beli ATV. Renang juga dari umur 5 tahun sudah bisa di tempat yang dalam. Sekarang malahan dia sering salto. Papanya mau mengenalkan dia ke loncat indah. Karena pandemi nggak bisa kemana-mana, kalau taekwondo bisa mengajarkan sendiri di rumah," tutur sang artis.

Melihat hal itu, Tya mulai mengenalkan anaknya dengan taekwondo bahkan sejak usia Kanaka masih satu tahun setengah.

"Waktu itu dia belum terlalu fokus. Sekarang setelah umur lima setengah tahun, aku masukin taekwondo lagi dan sekarang dia happy banget karena dia sudah bisa menghafal gerakan-gerakan taekwondo," paparnya.

Meskipun sangat menginginkan anaknya menggeluti dunia taekwondo, namun perempuan 36 tahun itu tak mau memaksakan. Dia hanya bisa mendukung apa yang saat ini diinginkan sang anak. 

"Tugas orang tua lebih mengenalkan. Masalah anak suka atau enggak tergantung anaknya. Kalau suka disupport, kalau nggak cari lagi olahraga apa yang dia suka. Untungnya (sejauh ini) suka," katanya. 

Lebih lanjut, ketika sang anak sudah memasuki usia tujuh tahun, dirinya akan mengajarkan untuk lebih disiplin dalam berlatih. Dia juga akan mengikutsertakan sang anak pertandingan jika sudah tertarik dengan taekwondo.

"Kalau zaman dulu pertandingan itu kan cuma berantem-berantem saja, dan orang tua lain mikir agak bahaya tapi kalau sekarang pertandingan taekwondo enggak hanya berantem, ada juga pertandingan gerakan," tutup Tya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini