Share

Bertemu Mahfud MD, Nirina Zubir Curhat soal Mafia Tanah

Ayu Utami Anggraeni, Jurnalis · Minggu 05 Juni 2022 22:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 05 33 2606040 bertemu-mahfud-md-nirina-zubir-curhat-soal-mafia-tanah-3wxtufK8WQ.jpg Nirina Zubir bertemu Mahfud MD (Foto: IG Nirina Zubir)

JAKARTA - Nirina Zubir mendiskusikan kasus mafia tanah yang dihadapinya dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD. Dalam kesempatan itu, dirinya meminta arahan dan pandangan langsung dari sang menteri.

"Terima kasih Pak @mohmahfudmd atas waktu dan juga arahan-arahan bapak untuk kasus yang saya dan keluarga sedang hadapi dari point of view Menko polhukam yang baru saja diinstruksikan oleh presiden @jokowi untuk memberantas #mafiatanah," tulis Nirina dalam akun Instagram miliknya, dikutip Minggu (5/6/2022).

Nirina Zubir dan Mahfud MD

Istri Ernest Fardiyan Syarif itu sangat berharap agar berbagai aset milik mendiang orang tuanya bisa segera dikembalikan. Dia juga berharap agar para mafia tanah dihukum hingga tak bisa menikmati harta hasil mereka menipu.

"Saya sangat menunggu asset tracingnya dilakukan sehingga mereka-mereka yang sudah merampas hak orang tua saya tidak hanya 'pasang badan' saja," ujar dia.

"Kelak jika sudah ada keputusan dari pengadilan hukuman untuk para terdakwa kasus ini, mereka tidak hanya 'menunggu' dan menjalani masa hukuman dengan hukuman yang ringan kemudian tetap bisa menikmati harta dari hasil TPPU yang mereka 'parkir'kan saja," tambahnya.

Baginya, orang-orang yang telah melanggar hukum harus diberikan ganjaran yang setimpal agar nantinya mampu memberikan efek jera.

"Orang-orang yang telah menyalahgunakan wewenang jabatannya harus diberikan ganjaran yang semestinya, sehingga mereka akan mendapatkan efek jera copot jabatannya, beri hukuman sehingga warga akan kembali percaya," terang wanita 42 tahun itu.

Keluarga Nirina Zubir terseret kasus mafia tanah yang dilakukan oleh mantan asisten almarhum sang ibu, Riri Khasmita dan suaminya Edirianto.

Dia mengalami kerugian sebesar Rp 17 miliar dengan 6 aset tanah yang dibalik nama secara ilegal. Sementara itu persidangan kasus mafia tanah yang merugikan keluarganya sampai saat ini masih berlangsung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini