Share

Bella Hadid Alami Depresi, Menangis Histeris Setiap Pagi

Siska Maria Eviline, Jurnalis · Rabu 16 Maret 2022 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 16 33 2562790 bella-hadid-alami-depresi-menangis-histeris-setiap-pagi-n1aESp0Ho6.jpg Bella Hadid. (Foto: VOGUE)

LOS ANGELES - Bella Hadid harus membayar mahal popularitas yang diraihnya di dunia modeling. Dia harus bergelut dengan depresi, kecemasan berlebih, dan burnout (stres berat) selama 3 tahun terakhir. 

“Aku selalu menangis histeris setiap bangun pagi. Aku bisa pergi kerja, tapi menangis di ruang tunggu saat makan siang. Selesai kerja, aku akan singgah ke hotel hanya untuk menangis. Dan begitu setiap hari,” ujarnya kepada majalah VOGUE, Kamis (16/3/2022). 

Bella Hadid. (Foto: VOGUE)

Model 25 tahun itu mengaku, tak tahu apa yang membuatnya menangis. Kondisi itu membuatnya semakin sulit memahami diri sendiri. Sering kali, dia menjadikan pekerjaan sebagai pelampiasan rasa stresnya. 

“Saat burnout, aku menjadi ‘orang gila’. Aku mewarnai rambut dan membuat diriku terlihat seperti boneka. Seharusnya itu menjadi pertanda bahwa aku membutuhkan pertolongan,” kata adik Gigi Hadid itu menambahkan. 

Bella Hadid mengaku, bekerja selama 350 hari dalam setahun, selama 7 tahun terakhir. Namun untuk pertama kali dalam kariernya, dia memutuskan rehat sejenak untuk fokus pada kesehatan mentalnya.

BACA JUGA: Bella Hadid Ungkap Efek Buruk Alkohol: Aku Tak Bisa Mengendalikan Diri 

Mantan kekasih The Weeknd tersebut kemudian menjalani terapi dan pengobatan di sebuah fasilitas perawatan mental di Tennessee, Amerika Serikat, selama 2 minggu. Di sana, dia menjalani perawatan dengan pendekatan holistik. 

Sang model sebenarnya sempat mengungkapkan kondisi mentalnya lewat Instagram, pada November 2021. Dalam unggahannya, dia memuji Willow Smith yang cukup berani membahas kondisi mentalnya di media sosial. 

Bella Hadid. (Foto: Instagram/@bellahadid)

Bersama unggahan itu, dia membagikan sembilan foto dirinya saat menangis. “Penyakit mental seperti roller coaster yang terus bergerak. Tapi, selalu ada cahaya di ujung terowongan dan roller coaster pun akan berhenti di satu titik,” tuturnya. 

Bella Hadid mengaku, perlu waktu yang lama untuk dia bisa menyadari kondisi mentalnya yang rapuh. Dia berharap, bisa punya lebih banyak waktu untuk diri sendiri dan memahami trauma, kebahagiaan, dan rutinitasnya.*

BACA JUGA: Nur Afni Octavia: Perjalanan Masuk Kristen dan Suara Asing di Tanah Suci 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini