Share

Nur Afni Octavia: Perjalanan Masuk Kristen dan Suara Asing di Tanah Suci

Siska Maria Eviline, Okezone · Rabu 16 Maret 2022 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 16 33 2562332 nur-afni-octavia-perjalanan-masuk-kristen-dan-suara-asing-di-tanah-suci-Aosq4EVgLS.jpg Nur Afni Octavia. (Foto: YouTube/J&us Channel)

JAKARTA - Penyanyi senior Nur Afni Octavia mengisahkan momen haru saat sang ibu mengetahui keinginannya untuk berpindah agama. Semua bermula pada 1975, ketika dia masih menempuh pendidikan di SMA Methodist Medan. 

"Saat itu, saya penasaran siapa itu Yesus. Karena sekolah mengizinkan kami untuk membawa pulang Alkitab, jadi saya pinjam. Dari situ, saya mulai cari tahu tentang Yesus," ujarnya dikutip dari J&us Channel di YouTube, Selasa (15/3/2022). 

Nur Afni Octavia. (Foto: YouTube/J&us Channel)

Rasa penasaran pelantun Surat Cinta itu akhirnya terjawab ketika suatu malam menjalani salat tahajud dan menyampaikan kegundahan hatinya tentang Yesus. Dia kemudian membuka Alkitab dan menemukan satu ayat yang meneguhkannya. 

"Saya membaca Yohanes 1 ayat 1 yang berbunyi, 'Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah'," kata mantan istri Henry Siahaan tersebut. 

Merasa yakin dengan pilihannya, Nur Afni Octavia pun menyampaikan keinginan untuk pindah agama kepada sang ibu. Sebuah pengakuan, yang diakuinya, membuat sang ibu kaget dan sedih.   

"Setelah itu, mama naik haji untuk ketiga kalinya. Di sana, dia berdoa dan menangis sambil bilang, 'Kenapa anak yang dididiknya dalam iman Islam harus pindah agama'," tuturnya lagi.

BACA JUGA: Aktris Bajaj Bajuri Jovanka Mardova Pindah Agama setelah Sempat Depresi akibat Perceraian 

Baca Juga: Pos Indonesia Pekenalkan ULBI, Kampus Logistik Pertama di Indonesia

Ikhlas Melepas

Dalam proses mencari jawaban di Tanah Suci, sang ibu kemudian mendengar suara asing di tengah kekhusyukan doanya. Suara itu berkata kepadanya dengan tegas dan singkat, 'Anakmu bukan milikmu.'

Nur Afni Octavia. (Foto: YouTube/J&us Channel)

"Suara itu sampai membuat ibu saya gemetar dan bilang, 'Waduh, ini suara Tuhan'. Setelah pulang, ibu bilang, tak bisa melarang saya untuk pindah agama karena Tuhan sudah memberi petunjuk lewat suara itu," katanya.

Meski telah menyampaikan keinginan untuk berpindah agama di usia 17 tahun, namun dia baru resmi dibaptis sekitar 6 tahun kemudian, di usia 23 tahun. "Saya bersyukur, Tuhan memilih saya untuk menerima keselamatan ini," ujar Nur Afni Octavia.*

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini