Share

Jenazah Anak Nurul Arifin Akan Dimakamkan di San Diego Hills

Lintang Tribuana, Jurnalis · Selasa 25 Januari 2022 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 33 2537565 jenazah-anak-nurul-arifin-akan-dimakamkan-di-san-diego-hills-VMFPx6Z8Wq.jpg Nurul Arifin dan Maura Magnalia (Foto: Lintang/MPI)

JAKARTA - Jenazah putri sulung Nurul Arifin, Maura Magnalia Madyaratry, bakal dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 26 Januari 2022. Diberangkatkan dari rumah duka di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat.

"Besok dimakamkan jam 10.00 WIB. Berangkat dari rumah ini ke San Diego Hills," ujar Nurul ditemui pada Selasa (25/1/2022).

Baca Juga:

Anak Nurul Arifin Meninggal, Banjir Ucapan Bela Sungkawa dari Ganjar Pranowo hingga Parfi

Sebelum Meninggal, Putri Nurul Arifin Sibuk Urus Persiapan Wisuda S2

Nurul Arifin


Nurul bersama sang suami, Mayong Suryo Laksono, sangat kehilangan sang putri tercinta. Tetapi, mereka berusaha tegar di hadapan para pelayat dan awak media.

"Kami mengucapkan terima kami buat kehadirannya, ucapan bela sungkawa kepada anak kami tercinta. Kami jelas merasa betul betul kehilangan karena kami punya anak dua, Jadi, sekarang anak kami tinggal satu," ujar Nurul.

"Namun demikian, apa yang Maura Hadapi sekarang adalah yang terbaik dari Tuhan, bikin hilang semua sakitnya," lanjutnya.

Mengenang sosok Maura semasa hidup, sang artis menyebut bahwa anak sulungnya itu adalah sosok yang cerdas dan eksentrik. Dia tipe anak yang tak ingin dibatasi dalam berpenampilan.

"Ya kalian pasti tau, Maura anak yang sangat cantik ya. Sangat pintar, sangat cerdas. Mungkin karena cerdasnya menjadi eksentrik, tatonya ada di seluruh badan. Jadi tidak mau dibatasi dan ada piercing juga," tuturnya.

Maura Magnalia Madyaratry dinyatakan meninggal dunia karena henti jantung pada Selasa (25/1/2022). Sebelumnya, dia ditemukan tergeletak di ruang makan hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

"Terus, tadi kami bawa ke rumah sakit jam 5 pagi, dinyatakan meninggal pada 5.37 WIB. Jadi, sempat ada waktu 37 menit dan tidak tertolong," ujar Mayong.

(aln)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini