Share

Dokter Ricard Lee Ditahan atas Dugaan Akses Ilegal, Polisi: Tak Ada Kaitan dengan Kartika Putri

Ravie Wardani, Jurnalis · Selasa 28 Desember 2021 09:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 28 33 2523585 dokter-ricard-lee-ditahan-atas-dugaan-akses-ilegal-polisi-tak-ada-kaitan-dengan-kartika-putri-24zmpK3eNn.jpg Richard Lee (Foto: Instagram)

JAKARTA- Kabar mengejutkan kembali datang dari dokter sekaligus YouTube Richard Lee. Dia dikabarkan ditahan di Polda Metro Jaya pada Senin (27/12/2021).

Dokter Richard Lee dikabarkan kembali terjerat kasus dugaan akses ilegal. Kabar penahanan sang dokter pun dibenarkan oleh Kabid Humas Kombes Pol E Zulpan. Dia mengatakan dokter Richard Lee telah ditahan terhitung hari ini.

Dokter Richard Lee

BACA JUGA:

Foto Bareng Lee Jung Jae, V BTS Bakal Gabung Squid Game 2?

Rizky Billar Ungkap Alasan Lesti Kejora Harus Melahirkan Prematur

"Ya benar. Yang bersangkutan kita lakukan penahanan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan saat dikonfirmasi awak media baru-baru ini. 

Zulpan menambahkan berkas kasus yang mejerat pria kelahiran Medan, Sumatera Utara ini telah lengkap (P21) dan siap dilimpahkan ke kejaksaan. Tak hanya itu, Zulpan juga menegaskan, kasus tersebut tak ada kaitannya dengan aktris Kartika Putri.

"Kasusnya ini tidak ada kaitan dengan Kartika Putri ya, ini kasus pencurian data. Jasa telah menyatakan lengkap (P21) sehingga akan segera kita tahap II ke jaksa," jelas Zulpan.

"Kita panggil yang bersangkutan karena kooperatif," sambungnya.

Seperti diketahui, Richard Lee mendadak jadi sorotan publik sejak September 2021 lalu. Dia juga sempat melakukan protes atas penangkapannya kala itu. Lantaran itu, polisi kemudian memulangkan sang dokter setelah menjalani pemeriksaan selama 24 jam.

"Kalau ilegal akses saya optimis saya merasa tidak bersalah, tidak melakukan ilegal akses. Saya optimis biar pengacara saya yang atur di persidangan nanti. Saya merasa saya tidak melakukan kejahatan kriminal," jelas Richard di Polda Metro Jaya, Rabu (8/9/2021) lalu.

Atas situasi ini, Richard Lee juga resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga melakukan pelanggaran tindak pidana yang diatur dalam Pasal 30 jo Pasal 46 UU ITE terkait akses ilegal dan/atau Pasal 231 KUHP dan/atau Pasal 221 KUHP tentang menghilangkan barang bukti. Dari pasal tersebut, Richard Lee pun terancam hukuman maksimal 8 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini