JAKARTA – Denada menjadi guru Zumba saat di Singapura. Hal ini dia lakukan waktu mendampingi buah hatinya, Aisha yang melakukan perawatan penyakit Leukemia di sana.
Di masa pandemi Denada tidak bisa melakukan apapun di Singapura. Akhirnya dia pun menemukan kesenangan tersendiri saat Zumba.
Baca Juga:
Demi Sambung Hidup, Denada Jual Semua Aset
Saldo Rekening Sisa Rp200.000, Denada Terpaksa Pulang ke Indonesia

Setahun belakangan ini Denada menjadi guru Zumba untuk anak anak dan dewasa. Kelas ini dilakukan secara daring dua kali seminggu.
“Aku jadi guru Zumba sekarang, sudah aku jalani 1 tahun lebih, mengajar seminggu dua kali satu kelas anak, satu kelas dewasa, kadang perusahaan semua daring,” kata Denada.
Selain menghibur dan menyemangatinya, dia melakukan ini untuk bisa tetap bertahan di masa pandemi. Menjadi guru Zumba pun untuk menambah pemasukannya.
“Aku lakukan untuk survive, walau gak bisa jadi bergantung sepenuhnya, jadi penghasilan sampingan,” ucapnya.
(aln)