Share

Mahalini Bangga Film Perdananya Segera Tayang

Lintang Tribuana, Jurnalis · Jum'at 10 Desember 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 206 2514727 mahalini-bangga-film-perdananya-segera-tayang-smdge2MsVS.jpg Mahalini Raharja (Foto: IG Mahalini)

JAKARTA - Jebolan Indonesian Idol, Mahalini Raharja kini melebarkan sayap ke dunia akting. Film Kapan Pindah Rumah, menjadi debut dirinya berakting di layar lebar.

Mahalini merasa bangga karena film perdananya bakal segera tayang. Ia begitu antusias menantikan kehadiran film yang menjadi awal kiprah di industri film.

Baca Juga:


Menang New Artist of the Year di IMA 2021, Ini Ungkapan Hati Mahalini Raharja

Film Kapan Pindah Rumah

"Ini adalah film pertama aku. Senang sekali bisa menjadi bagian dalam film ini, dan bisa beradu akting dengan senior-senior seperti Cut Mini, dan om Indro Warkop," ungkap Mahalini.

Kapan Pindah Rumah yang diperankan oleh Mahalini Raharja, Indro Warkop? Cut Mini, Clara Bernadeth, dan Abun Sungkar. Film ini akan hadir pada 17 Desember di Klik Film.

Sementara itu, Eyang Ti yang diperankan oleh Cut Beby Tsabina kemudian film Menunggu Bunda, yang diperankan oleh Donny Damara, Putri Ayudia, Rey Mbayang, Adinda Thomas, dan Steffi Zamora juga turut hadir di Desember akhir ini.

ilm Kapan Pindah Rumah menceritakan tentang sosok ibu bernama Arum yang tinggal di sebuah rumah bersama anak dan cucunya. Arum sedih ketika Cakra, anak sulungnya pindah ke Bandung, dan Lulu yang memutuskan untuk membeli rumah. Konflik Lulu dengan Arum terjadi. Sedangkan Kanaya, anak bungsu Arum berusaha menjodohkan Arum dengan tetangganya yang duda, bernama Gusti. Lalu, bagaimana kehidupan Arum selanjutnya? Naskah film ini, diambil dari pemenang Falcon Script Hunt yang digelar beberapa waktu lalu.

Sementara Eyang Ti mengisahkan saat masa lalu dan rahasia berdampingan, batas tipisnya mampu menimbulkan kebencian. Nares berada di antara masa lalu keluarga dan rahasia tentang dirinya. Sedangkan film Menunggu Bunda mengisahkan tentang seorang wanita memutuskan untuk menjadi ibu dari anak-anak lain, menjadi satu. Dan sekarang terbaring tak sadarkan diri di rumah sakit, lalu anak-anaknya perlahan-lahan menemukan tentang diri mereka sendiri dan kebenaran tentang ibu mereka.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini