Share

Jadi Korban Mafia Tanah, Nirina Zubir Minta ART Dihukum Berat

Ravie Wardani, MNC Portal · Rabu 17 November 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 33 2503240 jadi-korban-mafia-tanah-nirina-zubir-minta-art-dihukum-berat-AXZacnGdLA.jpg Nirina Zubir (foto: IG Nirina Zubir)

JAKARTA - Nirina Zubir terang-terangan meminta pihak berwajib memberikan hukuman berat kepada tersangka kasus dugaan mafia tanah.

Bintang film My Heart ini menyebut kasus tersebut termasuk kategori sindikat mafia tanah. Pasalnya, sang pelaku utama, Riri Khasmita, diduga mendapat bantuan dari oknum notaris.

Baca Juga:

Masuk Nominasi Piala Citra 2021, Nirina Zubir: Unexpected

Rugi Rp17 Miliar, Nirina Zubir Jadi Korban Penggelapan Surat Tanah sang ART

Nirina Zubir

Nirina pun berharap kelima tersangka bisa mengembalikan hak ahli waris atas aset milik ibu kandungnya. Tak hanya itu, atas kasus tersebut, Nirina juga berharap para tersangka dijatuhi hukuman maksimal.

"Buat kami apa yang jadi hak kami, dan kami juga mengimbau mereka mengembalikan hak ahli waris. Dan tolong diberatkan hukumannya supaya jadi pelajaran juga kedepannya," kata Nirina Zubir, di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).

Lebih lanjut, Nirina lantas mengkritisi terkait penyaringan hingga pengetatan terkait anggota Pejabat Pembuat Akta Tanah yang harus ditingkatkan. Dia berharap kasus tersebut tidak terulang kembali.

"Saya juga mau memberikan masukan kepada pemerintah, supaya ada penyaringan, PPAT tuh harus diperketat lagi, supaya tidak ada oknum semacam ini," pungkasnya.

Baca Juga: Pos Indonesia Pekenalkan ULBI, Kampus Logistik Pertama di Indonesia

Seperti diketahui, pihak keluarga Nirina Zubir resmi membawa kasus tersebut ke jalur hukum. Laporan polisi Nirina Zubir juga tertuang nomor LP/B/2844/VI/SPKT Polda Metro Jaya sejak 3 Juni 2021.

Dari kasus tersebut, kepolisian telah menetapkan lima tersangka, yakni Riri Khasmita (ART), Edrianto (suami ART), Farida (PPAT Tangerang), Ina Rosaina (PPAT Jakbar), dan Erwin Riduan (PPAT Jakbar).

Kabarnya, Riri, Edrianto, dan Faridah sudah menjalani masa tahanan resmi di Polda Metro Jaya. Sementara dua tersangka lain bakal dipanggil dalam waktu dekat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini