Keluarganya Penyintas Kanker, Ari Lasso: Gue Yakin Enggak Mati

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Kamis 09 September 2021 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 33 2468558 keluarganya-survivor-kanker-ari-lasso-gue-yakin-enggak-mati-jROercmqQX.jpeg Keluarga Ari Lasso Juga Survivor Kanker (Foto

JAKARTA - Deddy Corbuzier kaget saat mengetahui Ari Lasso mengidap kanker ganas yang menyerang bagian limpanya. Terlebih, saat mengetahui bahwa kini bapak lima anak tersebut sudah tidak lagi memiliki limpa dan harus ekstra ketat menjaga imunitas tubuhnya.

Khawatir dengan kondisi mantan personel Dewa 19 tersebut, Deddy pun menanyakan tingkat stress yang dihadapi Ari Lasso saat mengetahui dirinya mengidap kanker ganas tersebut. Namun, suami dari Vita Dessy itu tampak terlihat tak cukup khawatir dengan kondisinya yang divonis mengidap kanker Diffuse Large B-cell Lymphoma stadium dua.

Ari Lasso

BACA JUGA:

Hapus Tato, Sheila Marcia: Aku Lakukan Ini untuk Tuhan

- Prabu Sorandaka Ingin Menikahi Tirtawati, Tunggaksemi Kesal dan Hasut Cakradewa

"Begitu lu tau kanker, lu stress enggak?," tanya Deddy dalam Podcastnya bersama Ari Lasso, seperti dikutip, Rabu (9/9/2021).

"Gini ya Ded, kakak gue dua orang itu survivor (penyintas) kanker stadium tiga dan empat. Cewek dua dan gue semua yang ngobatin. Di keluarga ada riwayat kanker dari garis ibu, semuanya payudara dan survive," tegas Ari.

Pria 48 tahun itu mengaku hanya takut terhadap dua hal. Yakni kebotakan yang terjadi akibat kemoterapi dan juga sekuat apa tubuhnya akan menerima pengobatan tersebut.

Namun saat ditanya soal kematian, Ari Lasso mengaku tak takut akan hal itu. Ia bahkan yakin bahwa dirinya akan terus hidup meski divonis memiliki kanker.

"(Kalau takut mati) enggak. Gue yakin enggak mati. Dalam nama Tuhan ya, gue bukan mendahului, rasanya enggak lah, rasanya," tegasnya.

Lucunya, ditengah perbincangan tentang kematian, sabahat Ahmad Dhani itu menyebut bahwa dirinya sempat khawatir jika operasi gagal dilakukan. Ia bahkan sempat menitipkan sebuah kertas bertuliskan alamat orang yang bisa dihubungi oleh anaknya jika saat operasi pengangkatan tumor dan limpa gagal terjadi.

"Eh tapi sempet sih Ded (takut mati). Kan gue masuk rumah sakit kamis nih, kamis pagi. Operasinya Jumat. Malam-malam bini gue udah tidur, operasinya diperkirakan paling cepat 4 sampai 7 jam, ya namanya operasi, perut dibelek, dibius, kelebihan sekian miligram kan bisa fatal. Gue takut enggak bangun lagi," jelasnya.

"Gue panggil anak gue yang paling gede. Gue tulislah, apa yang gue simpan, ini, ini, alamatnya disini. Anak gue enggak mau pegang, akhirnya ditaruh di laci, tapi dia tahu tempatnya kalau ada sesuatu terjadi," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini