JAKARTA - Krisdayanti mengungkapkan harapan untuk momen Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April. Krisdayanti mengungkapkan ingin melihat lebih banyak lagi partisipasi perempuan dalam membangun negeri.
Sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Krisdayanti juga turut menyoroti perempuan di kancah politik. Dia mengungkapkan, masih banyak perempuan yang masih enggan untuk terjun ke ranah tersebut. Itu terbukti dengan kuota perempuan dalam parlemen yang belum mencapai 30 persen.
“Saya baru tahu, ternyata 30 persen kuota perempuan itu belum tercapai, sekarang baru sekitar 20 persen kuota perempuan,” kata perempuan yang akrab disapa KD itu di acara Indonesia’s Beautiful Women (IBW) 2020-2021 di Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (20/4).
Baca Juga:

Dia berharap, ke depannya semakin banyak partisipasi perempuan di ranah tersebut.
“Jadi, kami mengharapkan sekali semakin banyak perempuan yang mau terjun ke politik, semakin banyak lagi perempuan yang mau berjuang memberikan kontribusinya dalam bentuk apapun untuk bangsa dan negara,” ujarnya.
Tak hanya itu, perempuan 45 tahun ini juga ingin lebih banyak lagi perempuan yang dapat menjadi ‘Kartini’ masa kini dan berkontribusi dalam bentuk apapun untuk membangun bangsa.
“Saya berharap, semakin banyak perempuan yang mengabdikan diri menjadi ‘Kartini’ masa kini yang tidak hanya mau merangkul, tetapi juga memberikan peluang kepada sesama perempuan untuk ikut berperan serta dalam setiap pembangunan,” kata Krisdayanti.

Di kesempatan yang sama, pelantun lagu ‘Cobalah untuk Setia’ ini juga mengungkapkan rasa syukurnya karena telah terlahir sebagai perempuan.
“Perempuan itu mempunyai dua senjata; pertama dengan kecerdasannya dia mampu berargumentasi hingga menyentuh nalar, dan memiliki perasaan yang lembut sehingga menyentuh kalbu. Jadi, antara kalbu dan nalar kalau disatukan itu sebenarnya bisa langgeng memimpin di mana pun, dan berpartisipasi dalam bentuk apapun,” ujar dia.
(edh)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri