Unggahan Julian Jacob soal Royalti Kena Semprot Dirjen Kekayaan Intelektual

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 09 April 2021 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 205 2391932 unggahan-julian-jacob-soal-royalti-kena-semprot-dirjen-kekayaan-intelektual-B065E7tDLF.jpg Julian Jacob (Foto: Okezone)

JAKARTA - Julian Jacob memberikan pernyataan secara terbuka bahwa dirinya tak mematok biaya jika ada pihak yang mau memutar musiknya. Artinya, penyanyi yang juga pacar Brisia Jodie tersebut membebaskan royalti atas karyanya.

"Untuk supermarket, hotel, toko kecil, warung, kuli bangunan yang lagi kerja, atau siapa pun yang ingin puter lagu saya di tempat publik, dipersilahkan memutar sepuas hati tanpa perlu kasih royalti ke saya," kata Julian Jacob di Twitter, belum lama ini.

Namun, pernyataan Julian Jacob tersebut dinilai tidak tepat. Sebab, dianggap merugikan penyanyi, pencipta lagu, atau pemegang hak cipta lagu dan/atau musik yang memperjuangkan adanya royalti yang adil dan transparan.

Baca Juga:

Anji Tanggapi Cuitan Julian Jacob Perihal Peraturan Royalti Musik

Komentari Peraturan Royalti, Julian Jacob: Karya Bukan Melulu Soal Duit

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM, Freddy Harris, pun ikut menanggapi pernyataan Julian Jacob. Menurutnya, apa yang disampaikan Julian itu kurang pas.

"Kalau dia memang maunya gratis, ya, enggak apa-apa, boleh-boleh saja. Itu hak dari penyanyinya. Tapi, saya pribadi menilai bahwa Julian menampikkan pencipta lagu ataupun pemilik hak cipta lagu dan/atau musik," kata Freddy dalam konfrensi pers virtual, Jumat (9/4/2021).

Freddy menambahkan, Julian Jacob pun tidak punya hak untuk menekan penyanyi, pencipta lagu, atau pemilik hak cipta lagu dan/atau musik untuk bersikap serupa dengannya. Sebab, hak royalti itu sudah diatur dalam undang-undang dan sah jika diminta.

"Yang akhirnya memilih free atau membebaskan royalti silahkan saja. Tapi enggak begitu, ada lebih dari 15 juta musisi dan mungkin lebih ada 16 pencipta lagu yang harus diperhatikan. Jangan juga enak-enakan," ungkapnya.

 

Sekali lagi Freddy mengatakan bahwa mereka yang akhirnya mau berjuang untuk mendapatkan royalti atas karyanya, ya, harus didukung. Terlebih sekarang sudah terbit PP Nomor 56 Tahun 2021 yang sudah diteken Presiden Joko Widodo.

"Buat mereka yang mau gratisan, akan kami catat di data base dengan keterangan free royalti. Itu pun kami hargai," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini