Pengacara Era Setyowati Tanggapi Dugaan Pemerasan Rp2 Miliar ke Profesor M

Lintang Tribuana, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 33 2390912 pengacara-era-setyowati-tanggapi-dugaan-pemerasan-rp2-miliar-ke-profesor-m-ZhwFMgRjdT.jpg Era Setyowati alias Sierra (Foto: Instagram/@itssierra.s)

JAKARTA - Pengacara Sierra atau Era Setyowati, Razman Arif Nasution buka suara perihal dugaan pemerasan Rp2 miliar yang dilakukan sang klien, sebagaimana yang diungkapkan Patrice Rio Capella, kuasa hukum Profesor M.

Perihal adanya kabar permintaan uang tersebut, Razman menegaskan bahwa kliennya hanya ingin sang buah hati hasil pernikahan sirinya dengan bos BUMN itu mendapatkan masa depan pendidikan yang baik.

Era Setyowati

"Kita tidak pernah di media menyebut angka karena itu tidak elok, menyebut Rp1 miliar, Rp2 miliar. Yang kita sebut adalah 'tolong Galia (anak Era) ini dia pertanggungjawabkan kehidupannya dari bayi sampai kuliah,'" ujar Razman, di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga:

Alasan Era Setyowati Mau Dinikahi Siri Profesor Muradi yang Sudah Beristri

Keluarga Era Setyowati Tertekan dengar Kabar Kisruh dengan Profesor M

Razman menegaskan bahwa Era ingin membesarkan Galia sendiri. Ia menolak jika bentuk pertanggungjawaban yang diberikan Profesor M dengan mengasuh sang buah hati yang kini berusia 8 bulan.

Era Setyowati

"Bagaimana teknisnya ya diasuh sama ibunya. Kan profesor M itu sama istrinya bilang mereka yang asuh, mereka yang biayain. Ya enggak mau dong mamanya," ujar Razman.

"Kemudian sekolahnya kasih yang terbaik karena ayahnya profesor, anaknya juga harus profesor, minimal doktor lah," sambungnya.

Sebelumnya, Era Setyowati sudah mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dengan menyebut Profesor M menelantarkan anak hasil pernikahan siri mereka.

Era Setyowati

Namun, pernikahan yang disebut terjadi pada 2018 itu dibantah oleh pengacara M, Patrice Rio Capella. Ia pun menyebut pernyataan yang dilontarkan pihak Era cenderung fitnah dan ada upaya pemerasan hingga Rp2 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini