Dance, Unity hingga Art, Pondasi Delua di Belantika Musik

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Rabu 17 Februari 2021 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 205 2363247 dance-unity-hingga-art-pondasi-delua-di-belantika-musik-eteJzp4Hcn.jpg Delua (Foto: IG Delua)

JAKARTA - Delua mencoba peruntungan di belantika musik nasional. Band asal Yogyakarta ini, tak patah arang meski industri hiburan dihantam pandemi virus corona.

Band yang digawangi oleh Rieza (vokal), Anggita (vokal), Rois (gitar), Awal (keyboard), Arya (bass), Rizal (drum), dan Daniel (saxophone) ini menghadirkan single bertajuk Izinkan.

Menjajal karier di belantika musik, Delua mempunyai pondasi sebagai upaya memperlihatkan identitas bermusik, di tengah persaingan ketat. Mereka mencoba menampilkan unsur dance, love, unity, dan art dalam setiap karya yang diperkenalkan.

Baca Juga:

Istirahat Sebulan, Uya Kuya dan Istri Sembuh dari COVID-19

Gejala Covid-19 yang Dialami Ashanty

Delua

"Band ini meniti jalan untuk menemukan komposisi yang pas. Setelah sempat merilis beberapa single dengan nama Mokshanova, akhirnya kami meramu wajah baru dengan nama Delua di tahun 2021. Dance, Love, Unity, dan Art kami anggap sebagai pondasi yang mengawali terbentuknya nama band ini,” kisah Arya, bassist Delua.

Lirik puitis menjadi daya dobrak Delua. Seperti penggalan lirik Izinkan, yakni: Belukar, panjang berduri, perlahan kau tapaki. Tak kan lelah ku jemput senja, senyum menawan hangatkan suasana. Di cawan indah ku seduh rasa, seteguk cinta kuikat dengan janji surga, cukup sederhana. Bagi mereka, cinta yang tak diperjuangkan tak akan bisa dimenangkan.

Nuansa orkestra juga mereka sampaikan. Proses rekaman lagu terjadi di Satrio Piningit Studio, dengan aransemen yang menggugah namun tetap ramah di telinga pendengar.

"Kami cukup puas, proses recordingnya lancar, dan hasil mixing nya terasa ramah di telinga," tutup Arya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini