Serunya Kolaborasi Unik Vicky Burgerkill dan DJ Sihk di Icebox

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Kamis 11 Februari 2021 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 11 205 2360546 serunya-kolaborasi-unik-vicky-burgerkill-dan-dj-sihk-di-icebox-Tyfi3sqAp7.jpg BUrgerkill x DJ Sihk (Foto: Instagram)

JAKARTA - Vicky Burgerkill dan DJ Sihk membuat kolaborasi unik. Pandemi yang tak kunjung usai tidak membuat para musisi berdiam diri. Beberapa musisi memilih untuk tetap berkarya dan menunjukkan eksistensinya.

Adalah Vicky Mono dari grup band Burgerkill memilih untuk berkolaborasi dengan DJ Sihk menghasilkan lagu bertajuk Integral lewat Icebox.

"Menurut saya musik itu nggak bisa di sekat-sekatin. Ini bisa jadi trigger buat musisi mengekspor musik, lintas genre," kata Vicky Mono dalam jumpa pers virtual, Rabu (10/2/2021).

Baca juga:

Burgerkill Ungkap Pengalaman Jatuh dari Panggung Soundrenaline

BurgerKill Sukseskan Konser Indonesian Rock Collaboration (IRC) Kedua

Bagi Vicky, kolaborasi ini menjadi hal yang istimewa lantaran ia yang biasa menyanyikan lagu cadas harus berkolaborasi dengna musik elektro.

Selain itu, ada juga genre musik lain yang juga muncul dalam Icebox seperti musisi kontemporer angklung, Manshur Praditya. Dalam proyek di Icebox, ia berkolaborasi bersama DJ Alffy Rev.

"Ini adalah wadah yang bisa menyatukan beberapa musisi. Kayak kami, dari musik elektronik dan tradisional," kata DJ Alffy Rev.

"Menuntut kami kolaborasi lintas genre, nggak cuma lingkup musisi rock sama rock saja. Tapi dipertemukan dengan tradisional, ini jadi movement, representasi Bhinneka Tunggal Ika," imbuhnya.

Proyek Icebox merupakan sebuah proyek yang tak menutup kemungkinan diperuntukkan buat mereka yang sedang meniti karier.

"Icebox, seperti merancang panggung yang baru dan beda untuk musisi. Mulai dari produksi, kolaborasi lintas genre, live performer, sampai menghadirkan konten menarik," kata Sigit Diapsoputra, perwakilan Iceperience ID.

"Siapapun musisi yang ingin ataupun ditawarkan masuk ke dalam Icebox, dipersilakan bikin konten. Hal yang jadi keunikan adalah kami menantang untuk live performance, tidak lipsync. Jadi secara kemampuan bisa dibuktikan," jelasnya.

 

Nantinya, para performer ini nantinya akan diakurasi dan dipilih oleh kurator yang akan dipublikasikan melalui media sosial seperti Instagram maupun YouTube secara gratis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini