Nirina Zubir Syok saat Tahu Dirinya Sekeluarga Terpapar COVID-19

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Senin 21 Desember 2020 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 33 2331359 nirina-zubir-syok-saat-tahu-dirinya-sekeluarga-terpapar-covid-19-QRuhWIKkUo.jpg Nirina Zubir (Foto: instagram)

JAKARTA - Pasangan suami istri, Nirina Zubir dan Ernest Fardiyan Sjarif alias Ernest Cokelat mengumumkan bahwa mereka mengidap COVID-19. Pada 18 Desember 2020 lalu, Nirina secara tegas mengumumkan bahwa dirinya dan Ernest mengidap COVID-19 dengna menyertakan hasil swab antigen di akun Instagramnya.

Tak hanya berdua, dua anak mereka, yakni Zivara Ruciragati Sharief dan Elzo Jaydi Anvaya juga diketahui terpapar virus corona. Hal itu bahkan diungkapkan oleh pasangan yang menikah sejak 2009 lalu di akun Instagram mereka.

"Kami satu keluarga ini, kami positif Covid-19. Kami isolasi mandiri di rumah, dengan sudah melapor ke RT, kelurahan, dan kami dipantau oleh dokter dari Jakarta Barat. Dan setiap harinya keadaan kami sih makin membaik," ujar Ernest dalam video yang diunggah di akun Instagram milik Nirina.

 

Baca Juga: Tidak Hanya Suami, 2 Anak Nirina Zubir Juga Positif COVID-19

Bagi Nirina, COVID-19 memang nyata ada dan dirinya sempat syok saa mengetahui bahwa dirinya dan keluarga terpapar virus tersebut. Bahkan, bintang Keluarga Cemara ini menyebut bahwa diawal mengetahui kabar itu, ia sempat merasa drop bahkan mudah lelah saat harus berinteraksi dengan orang lain.

"Penyakit ini memang ada, buat kita, kita tidak sungkan untuk mengatakan iya kami terkena COVID-19. Tapi diawal kami belum bisa terlalu mengumumkan karena sebenarnya kami masih syok, fokus untuk pemulihan diri," ungkapnya.

"Karena terus terang ditiga hari pertama itu, setelah kita tahu, kita lumayan drop. Terus orang nanyain itu pikiran jadi kemana-mana, kayak ngerasa kalau ngobrol sama orang itu cepat capek, terus cepat kayak sesak nafas. Begitu sesak nafas kita panikkan, 'aduh gimana nih'," sambungnya.

Bagi wanita 40 tahun ini, obat dari COVID-19 ialah kebahagiaan. Oleh karenanya, ia merasa sangat bersyukur lantaran diizinkan untuk tetap berada di rumah dan melakukan isolasi mandiri dengan dipantau oleh dokter.

"Pokoknya kita berterima kasih dikasih isolasi mandiri di rumah. Itu tuh buat kita lumayan mengobati," lanjutnya.

 

"Kebayang yang lain harus isolasi mandiri di luar dan dipaksa. Nirina aja yang orangnya ceria banget lumayan sempat kena mentalnya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini