Dena Rachman Akui Ibu Menangis saat Dirinya Ganti Gender

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 33 2311700 dena-rachman-akui-ibu-menangis-saat-dirinya-ganti-gender-1RM15Prk26.jpg Dena Rachman (Foto: YouTube)

JAKARTA - Merasa tak menjadi dirinya sendiri, Dena Rachman memutuskan mengubah gendernya menjadi perempuan. Mantan artis cilik itu menjalani operasi kelamin pada 2014.

Baru-baru ini Dena mengungkapkan seperti apa reaksi kedua orangtuanya saat ia memutuskan untuk menjadi seorang perempuan. Dena yang kala itu baru bekerja setelah lulus kuliah, mengajak orangtuanya untuk berbicara dari hati ke hati.

Baca Juga:

Sempat Ateis, Dena Rachman Putuskan Pindah Agama

Dilaporkan, Ustadz Maheer Balas Ancam Nikita Mirzani dengan Pasal Penistaan Agama

“Waktu itu lulus kuliah, sudah kerja jadi datang ke orangtua itu enggak tangan kosong. Aku ketuk pintu kamar mereka, ajak ngomong. Aku bilang enggak bisa hidup kayak gini dan lebih memilih hidup sebagai wanita. Kalau tidak setuju, it’s ok aku bisa pergi karena percuma kalau kayak gini aku merasa diriku sudah mati,” kata Dena, dikutip dari akun channel Youtube Daniel Mananta, ‘Daniel Network’, Rabu (18/11/2020).

Dena Rachman

“Ya mereka syok, nyokap nangis. Tapi di situlah untuk pertama kalinya kita punya dialog komunikasi yang terbuka, tidak pernah sebelumnya punya hubungan yang seterbuka ini,” tambahnya.

Setelah menceritakan panjang lebar tentang keputusan bulat dirinya untuk berganti jenis kelamin, Dena menyebut ayah dan ibunya juga langsung membagikan perasaan mereka sebagai orangtua. Mereka merasa mengkhawatirkan masa depan Dena sebagai seorang transeksual.

Tapi dengan tegas, Dena menyakinkan orangtuanya bahwa dengan kondisinya yang sudah bekerja, ia mempunyai modal dan sudah memiliki rencana hidup ke depan.

Dena Rachman

“Setelah gue cerita, mereka jadi balik share apa yang mereka mau. Mereka mengkhawatirkan masa depanku, lalu kukasih pengertian kalau mereka tenang saja aku ada modal dan sudah tahu mau ngapain. Ya, orangtua butuh waktu untuk menerima dan menerima kondisi ini,” tutup Dena.

Kini, kurang lebih setelah 6 tahun berlalu, Dena menerangkan kedua orangtua serta keluarga besarnya sudah menerima kondisi dirinya secara apa adanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini