Diduga Membahayakan Bayi Panda, BLACKPINK Diinvestigasi China

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 33 2305471 diduga-membahayakan-bayi-panda-blackpink-diinvestigasi-china-yjyMUivw1U.jpg Blackpink (Foto: ALLKPOP)

SEOUL - Melibatkan hewan panda dalam konten reality shownya yang berjudul 24/365 with BLACKPINK. BLACKPINK kini tengah tersandung masalah serius.

Masalah berawal dari tayangan klip reality show yang diunggah 5 November kemarin, memperlihatkan keempat personel BLACKPINK memeluk bayi panda, Fubao yang baru berusia 3 bulan yang berada di taman rekreasi dan kebun binatang Everland.

Namun video ini viral di China, karena alasan yang berbeda. Menurut para netizen, Jennie, Lisa, Jisoo dan Rose telah membahayakan bayi panda tersebut dan jelas telah melanggar peraturan ketat mengenai hewan panda.

Lebih lanjut diterangkan, meski Fubao lahir di Korea Selatan namun bayi panda ini bukanlah milik kebun binatang Korea. Pemerintah China yang sebenarnya memiliki hampir semua panda raksasa di dunia dan kebun binatang di seluruh dunia hanya menyewakannya.

Baca Juga: Lisa BLACKPINK Pertahankan Gelar Wanita Tercantik se-Asia Pasifik

 

Dalam kontrak 10 tahun Diplomasi Panda, biaya pinjaman panda mencapai USD1juta atau sekira Rp14,2 miliar per tahunnya. Kebun binatang asing harus membayar pajak tambahan senilai USD400.000 untuk setiap bayi panda yang lahir dalam perawatan di kebun binatang tersebut.

Mengingat panda yang ada di Panda’s World di Everland adalah milik China, maka kebun binatang diharapkan mengikuti peraturan ketat untuk melindungi hewan panda tersebut dari penyakit apa pun.

Salah satu aturan ini menyebutkan bahwa masyarakat tidak boleh menyentuh panda atau melakukan kontak dekat dengan panda melalui cara apapun.

Menurut Administrasi Kehutanan Negara China, jika orang non-profesional diizinkan menyentuh panda. Maka itu meningkatkan risiko panda tertular infeksi zoonosis.

Tidak hanya itu, peraturan juga menegaskan orang-orang yang memiliki hewan peliharaan di rumah seharusnya tidak melakukan kontak dekat dengan panda untuk mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.

Bukan hanya fakta para personel BLACKPINK bukanlah orang profesional untuk soal pengasuhan binatang yang membuat para netizen China jadi khawatir. Tapi fakta bahwa para personel BLACKPINK memiliki beberapa anjing dan kucing peliharaan di rumah.

Sebagai akibatnya, kini para netizen China memprotes tayangan reality show tersebut dan meminta video tersebut dihapus dari platform Youtube.

Para netizen juga menyoroti, saat melakukan kontak dekat dengan panda, Lisa, Jennie, Rose dan Jisoo mengenakan makeup dan parfum serta tidak mengenakan sarung tangan pengaman. Semakin membuat keempatnya melanggar peraturan ketat terkait hewan berwarna hitam putih tersebut.

Selain mengkritik keras para personel BLACKPINK atas insiden ini, sebagian netizen China juga menyalahkan YG Entertainment penjaga kebun binatang Everland yang juga bersalah karena tidak mengikuti aturan yang seharusnya diketahui.

Seiring dengan perkembangannya, menurut laporan kini China Giant Panda Conservation & Research Center dalam proses menginvestigasi insiden tersebut.

 

Sejauh ini, potensi hukuman penalti untuk Everland, YG Entertainment, dan BLACKPINK belum diketahui. Namun sebagai gambaran dari pengalaman sebelumnya, pemerintah China diketahui tidak segan untuk menarik panda dari kebun binatang asing yang ada di luar China.

Dikatakan lebih lanjut, fandom penggemar BLACKPINK di China, BLACKPINK Bar telah menghubungi YG Entertainment untuk meminta pihak agensi mencabut episode reality show tersebut sebelum ditayangkan secara full di YouTube. Demikian seperti dilansir Koreaboo, Jumat (6/11/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini