Netizen Tuduh Irene Red Velvet Pelaku Kasus Penyerangan Verbal Editor

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 33 2297809 netizen-tuduh-irene-red-velvet-pelaku-kasus-penyerangan-verbal-editor-RezU74SC8c.jpg Irene Red Velvet (Foto: Allkpop)

SEOUL - Nama leader, rapper sekaligus visual Red Velvet, Irene tiba-tiba viral di linimasa sosial media.

Hal ini bermula dari unggahan curhatan panjang seorang editor pemotretan kenamaan Korea, Kang Kook Hwa di akun Instagram pribadinya pada 20 Oktober 2020.

Sang editor mengisahkan tentang insiden yang ia alami dengan seorang selebriti, di mana sang selebriti diklaim telah melakukan penyerangan secara verbal kepada dirinya.

Kang Kook Hwa memulai cerita dengan mengutip insiden kacang terkenal, yang dilakukan dari wakil presiden Korean Air, Heather Cho dan insiden lain di mana seseorang menyalahgunakan kekuasaannya.

 

Baca Juga: Irene Red Velvet Rampungkan Syuting Film Double Patty

Tak lama, unggahan sang editor pun menyebar dan viral di banyak komunitas forum online. Spekulasi pun bermunculan, sebagian netizen Korea menduga artis yang dimaksud Kang Kook Hwa adalah Irene atau Seulgi Red Velvet, karena melihat tagar #psycho dan #monster yang tertulis sama persis dengan judul lagu hits milik girl group besutan SM Entertainment tersebut.

Tapi sebagian netizen lain berpendapat tidak mungkin Irene atau Seulgi sebagai pelaku, karena Kang Kook Hwa sebelumnya sudah pernah bekerjasama dengan Irene dan Seulgi dan memuji kecantikan serta kepribadian dua idol papan atas tersebut.

Mengutip Allkpop, Kamis (22/10/2020) dari perkembangan yang terus berlanjut, netizen Korea lanjut menuduh Irene lah sebagai sosok artis yang mengamuk, melakukan penyerangan verbal yang diklaim oleh sang editor.

Di saat para penggemar maju untuk membela Irene dengan mengatakan Kang Kook Hwa memuji sosok Irene yang sangat cantik. Sang editor disebutkan meresponnya dengan menghapus unggahan miliknya yang memuji kecantikan Irene, 4 tahun lalu.

Unggahan yang menyebut ‘Monster’ pun telah diedit. Ketika ada netizen yang berkomentar bahwa ia ingin membantu sang editor, Kang Kook Hwa membalas komentar netizen tersebut dengan singkat, bahwa ia sendiri yang akan menyelesaikan masalah ini.

 

Sang editor juga mengklaim, ia mempunyai rekaman audio dari kejadian insiden tersebut yang bisa dijadikan bukti di kemudian hari. Sejauh ini memang rekaman audio tersebut belum dipublikasikan oleh sang editor.

Sementara itu, hingga berita ini dilansir, SM Entertainment selaku agensi yang menaungi Red Velvet sejauh ini belum memberikan tanggapan apapun mengenai rumor yang menyeret nama Irene ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini