Waiting for the Barbarians, Ketika Johnny Depp dan Robert Pattinson Menjadi Kejam

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Selasa 11 Agustus 2020 18:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 206 2260590 waiting-for-the-barbarians-ketika-johnny-depp-dan-robert-pattinson-menjadi-kejam-PCSwjYy12s.jpg Waiting for the Barbarians (Foto: NY Times)

JAKARTA - Johnny Depp dan Robert Pattinson beradu akting dalam film bertajuk Waiting for the Barbarians. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul sama yang ditulis JM Coetzee, peraih penghargaan Nobel Sastra pada 2003.

Digarap Ciro Guerra, sutradara dari Kolumbia yang pernah mendapatkan Academy Award, sederet pemain turut berperan antara lain Mark Rylance, Greta Scacchi, Gana Bayarsaikhan, David Dencik, Harry Melling hingga Bill Milner.

Mengambil latar belakang waktu pada abad ke 19 di wilayah Asia, film ini mengisahkan tentang seorang hakim yang bekerja di pos terjauh yang mulai mempertanyakan kesetiaannya pada kaisar.

Baca Juga: 4 Fakta Menarik Film Secret Window

Dengan karakteristik geografis seperti Asia dan Timur Tengah, seorang hakim pemerintah kolonial (diperankan Mark Rylance) bertugas mengawasi penduduk lokal multietnis. Semula, kehidupan di wilayah tersebut terlihat baik dan damai sentosa.

Semua berubah ketika suatu hari pemerintah kolonial dari tempat asal si hakim di Eropa mengirim Kolonel Joll, petugas otoriter yang diperankan Johnny Depp.

Awalnya, Kolonel Joll berpura-pura memiliki sikap rendah hati dan mengesankan hingga mau bekerja sama dengan si hakim. Akan tetapi sebagai komandan pasukan rezim kolonial, Kolonel Joll kemudian melakukan serangkaian interogasi yang disertai dengan penyiksaan. Hal ini membuat suasana dan ritme film sedikit berubah.

Dengan suasana yang mulai gaduh, sang Hakim mulai tidak simpati dengan Kolonel Joll. Sekalipun hakim memprotes tindakan kejam itu dengan alasan tidak ada potensi pemberontakan, Kolonel Joll bersikukuh terus menahan dan menyiksa banyak penduduk lokal yang tidak bersalah.

Tidak hanya Kolonel Joll, Robert Pattinson sebagai polisi junior juga menarik perhatian karena terlibat dalam kekejaman sang Kolonel.

Film Waiting for the Barbarians mengambil lokasi syuting di Maroko. Chris Menges, sinematografer dalam film ini sekaligus pria yang pernah meraih Piala Oscar, memperlihatkan beragam adegan menawan dalam film ini.

Berdurasi sekira 102 menit, film ini bisa disaksikan di aplikasi Mola tv. Karena intensitas dan ritme alur di film ini, maka penonton tidak akan merasakan kebosanan.

Film tidak akan terasa lama, karena selain jalan cerita, jajaran pemain ternama, Waiting for the Barbarians menyajikan pemandangan menakjubkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini