Via Vallen Minta Maaf Salah Komentar di Unggahan Anji soal Obat Covid-19

Lintang Tribuana, Jurnalis · Senin 03 Agustus 2020 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 33 2255921 via-vallen-minta-maaf-salah-komentar-di-unggahan-anji-soal-obat-covid-19-sb4bHbZeDZ.jpg Via Vallen. (Foto: IG @viavallen)

JAKARTA - Penyanyi Via Vallen salah berkomentar di unggahan Instagram Anji tentang wawancaranya bersama Hadi Pranoto yang mengklaim sebagai penemu obat Covid-19.

Awalnya, pelantun Sayang itu menyatakan sang adik yang sempat dinyatakan positif corona sembuh karena mengonsumsi obat temuan Hadi Pranoto.

"Aku udah nyobain buat adikku yang kena covid mas @duniamanji dan alhamdulillah ramuan herbal ini membantu adikku bersih dari Covid," tulis Via seperti dikutip dari Instagram, Senin (3/8/2020).

Via Vallen.

Namun, Via tiba-tiba merevisi komentarnya. Dia ternyata salah mengira dan menjelaskan bahwa sang adik mengonsumsi obat dari Dokter Suradi, bukan Hadi Pranoto.

Baca juga:

YouTube Hapus Video Anji dengan Hadi Pranoto soal Klaim Obat Covid-19

Bahas Obat Covid-19 Bareng Hadi Pranoto, Anji Disentil Tompi

"Mohon maaf teman-teman semuanya, ramuan yang saya gunakan untuk menyembuhkan adik saya adalah ramuan dari Dokter Suradi bukan dari Profesor Hadi seperti yang seperti di postingan ini," tulisnya.

"Saya kira Profesor Hadi yang ada di postingan ini adalah Dokter Suradi, tapi ternyata beda. Sekali lagi mohon maaf atas kelalaian dan kesalahan komentar saya buat teman-teman semua," tambahnya.

Dalam video berjudul 'Bisa Kembali Normal? Obat Covid-19 Sudah Ditemukan!! (Part 1)' di saluran YouTube Anji, Hadi Pranoto disebut sebagai profesor, pakar mikrobiologi sekaligus Kepala Tim Riset Formula Antibodi Covid-19.

Anji dan Hadi Pranoto.

Dia mengklaim obat temuannya mampu menyembuhkan dan mencegah penyakit Covid-19. Bahkan, dia menyebut bahwa obatnya sudah dikirim untuk ribuan pasien di Wisma Atlet dengan proses penyembuhan 2 hingga 3 hari.

Tapi, video yang dirilis pada 31 Juli itu menuai kontroversi dari kalangan netizen hingga publik figur. Akhirnya, video itu dihapus oleh pihak YouTube sejak 2 Agustus 2020 malam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini