Penonton Streaming Bajakan Menurun, Ini Kata Joko Anwar

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Jum'at 17 Juli 2020 20:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 17 206 2248206 penonton-streaming-bajakan-menurun-ini-kata-joko-anwar-l1jciQfoie.jpg Joko Anwar (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penonton streaming bajakan di Indonesia menurun. Data yang disampaikan YouGov lewat Asia Video Industry Association’s Coalition Against Piracy (CAP), menjelaskan bahwa setahun belakangan ini tren penonton streaming bajakan menurun.

Data dari YouGov lewat Asia Video Industry Association’s Coalition Against Piracy (CAP) penurunan penonton streaming ilegal mencapai 55 persen dalam 10 bulan. Kemudian web streaming bajakan menurun 68 persen antara Agustus 2019 dan Juni 2020.

Kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informasi (KOMINFO), bekerja bersama dengan Video Coalition of Indonesia (VCI) untuk memblokir streaming bajakan menjadi salah satu faktor. Penutupan situs indoXXI dan 2.300 situs sejenis membuat penonton lari ke platform streaming legal.

Baca Juga:

Hengky Kurniawan Ungkap Gaji Jadi Wakil Bupati, Raffi Ahmad Kaget

Angel Lelga Masih Sayang Rhoma Irama, Tapi...

Penurunan penonton streaming ilegal

Hal ini tentunya membuat Joko Anwar selaku pelaku industri film Indonesia merasa bahagia. Baginya penurunan penonton streaming ilegal bisa melindungi pekerja kreatif.

"Industri kreatif selalu menjadi korban pembajakan online. Upaya Pemerintah untuk memberantas pembajakan online, merupakan hal terpuji dan memberi semangat. Kami selalu berusaha untuk melawan secara individu dan gagal tetapi dengan upaya bersama oleh seluruh industri akhirnya membuahkan hasil," ujar Joko Anwar dalam rilis yang diterima Okezone.

Hal senada juga disampaikan oleh produser kawakan Chand Parwez. Langkah KOMINFO bisa melindungi content creator untuk terus berkarya.

"Kami terdorong dan terinspirasi oleh perhatian yang begitu besar dari KOMINFO dalam memerangi pembajakan. Upaya mereka telah mendorong penutupan salah satu situs pembajakan paling terkenal di Indonesia dan kami akan terus mendukung KOMINFO dalam upaya untuk melindungi orang Indonesia dari paparan kegiatan ilegal sekaligus melindungi hak-hak pembuat konten,” jelasnya.

(aln)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini