Bantah Terima Endorse Sulam Kelopak Mata, Ivan Gunawan: Saya Bayar Rp8 Juta

Tim Starpro, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 09:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 33 2244124 bantah-terima-endorse-sulam-kelopak-mata-ivan-gunawan-saya-bayar-rp8-juta-6UFxrbeRLS.jpg Ivan Gunawan. (Foto: IG @Ivan_gunawan)

JAKARTA - Desainer Ivan Gunawan membantah menerima endorse saat menjalani sulam kelopak mata di sebuah klinik yang ternyata ilegal. Ivan mengaku menggunakan uang pribadinya sebesar Rp8 juta.

"Saya bayar 8 juta waktu itu," kata Ivan usai menjalani persidangan di PN Jakut, Kamis 9 Juli 2020.

Dalam persidangan, Ivan memberikan saksi meringankan bagi tersangka. Dasarnya, setelah enam tahun menjalani perawatan di klinik tersebut, matanya baik-baik saja. Dia tak merasakan efek samping atau dampak buruk dari proses yang dijalaninya.

"Saya ke klinik itu sudah 6 taun lalu dan saya sampai sekarang baik-baik saja, jadi saya tak pernah menyangka ini akan jadi sebuah permasalahan, kayanaya tak ada masalah apa-apa," ujar Ivan.

Ivan Gunawan.

Pertama kali dipanggil dalam sebuah persidangan, Ivan sempat deg-degan dan tegang. Meski begitu, dia menjadikan momen ini sebagai pengalaman dalam hidupnya.

Baca juga:

Bersaksi di Kasus Klinik Ilegal, Ivan Gunawan: Mata Saya Tetap Indah

5 Selebriti Jualan Makanan Akibat Sepi Job saat Pandemi, Siapa Saja?

"Wajar (tegang) karena ini pengalaman pertama saya menuju ruang sidang, satu pengalaman berharga. Prinsip saya kalau yang saya lakukan benar buat apa saya takut," kata Ivan.

Sebelumnya, Ivan sudah dipanggil PN Jakut pada Kamis 2 Juli 2020, namun kala itu Ivan berhalangan hadir.

Kasus ini mencuat setelah aparat Polres Metro Jakarta Utara meringkus kakak beradik asal China, DN dan DS atas kasus Nana Eyebrow Beauty Indonesia yang diduga klinik kecantikan ilegal.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini