JAKARTA - Prosesi pemakaman jenazah pengidap virus corona, terutama yang beragama Islam, diketahui harus dilakukan dengan mengikuti peraturan yang telah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 18 Tahun 2020 dan edaran Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Hal tersebut tentu membuat pihak keluarga merasa miris, lantaran prosesi pemakaman tidak bisa dilakukan secara normal, seperti biasanya.
Mengetahui hal tersebut, aktris Fairuz A Rafiq juga mengaku cukup prihatin saat harus melihat pemberitaan mengenai proses pemakaman jenazah corona yang hanya boleh dihadiri oleh tim medis yang ditunjuk. Terlebih prosesi pemakaman tersebut harus dilakukan maksimal 4 jam setelahnya, dan sama sekali tak bisa dihadiri oleh orang-orang tercinta dari jenazah tersebut, lantaran dinilai berbahaya bagi kesehatan.
Baca Juga:
Dipenjara, Rey Utami Beralasan Sedang Sekolah ke Anak
Bahas Fairuz di Video Ikan Asin, Rey Utami: Galih Ginanjar yang Mulai

"Saya prihatin sekali, enggak bisa kita pungkiri bahwa untuk kayak yang kena wabah gitu kita enggak bisa nemenin, enggak seperti rules-nya. Pemakamannya enggak seperti layaknya sebenarnya, pemakaman yang dihadiri banyak orang, tetangga, atau keluarga," ungkap Fairuz A Rafiq saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Meski merasa prihatin dengan proses pemakaman jenazah pengidap corona, istri dari Sonny Septian ini meyakini bahwa hal tersebut semata-mata dilakukan demi kesehatan dan keselamatan masyarakat lain yang masih hidup. Apalagi jenazah pengidap corona diketahui harus dikafani dan diberi plastik pelindung anti air, atau dimasukkan ke dalam peti, agar virus yang masih melekat di dalam tubuh jenazah tersebut, tak berpotensi menyebar kemana-mana.
"Tapi kita juga harus bisa memahami proses upacara pemakaman mungkin tidak bisa seperti biasanya, karena adanya wabah covid-19 ini, menghindari penularan yang akhirnya semakin banyak," jelasnya.
"Yang jelas apapun yang terjadi saat ini terhadap wabah covid-19 di seluruh dunia kita pasti prihatin ya," lanjutnya.
Sementara itu, terkait penolakan jenazan positif corona untuk dimakamkan di beberapa wilayah di Indonesia, ibu dua anak ini mengaku tak bisa berkomentar banyak. Sebab, setiap manusia tentunya memiliki kekhawatiran tersendiri terhadap wabah penyakit, yang membuat mereka memiliki rasa takut tertular.
Baca Juga:
Dicibir soal Sarung Tangan, Lee Jeong Hoon: Kita Bukan Orang Kaya!
Anya Geraldine Berpose dengan Cat, Reaksi Baim Wong Mengejutkan

"Saya enggak bisa ngomong terlalu banyak ya. Pasti adanya penolakan itu, dari pihak yang menolak pasti ada sudut pandang masing-masing, atau ada peraturannya seperti apa. Kita kan enggak bisa ngomong seperti itu juga, karena kan kita juga enggak tahu berita jelasnya seperti apa, apa yang terjadi di lapangan gitu," paparnya.
"Tapi kalau masalah penolakan jenazah saya kan juga enggak tahu penolakannya karena apa. Kalau misalkan takut penolakannya menularkan orang atau ternyata ada prosedurnya, tapi enggak diikutin itu juga enggak boleh. Pastikan itu sebenarnya saya yakin enggak ditolak lah, tapi mungkin ada prosedur yang memang harus diikuti," tutupnya.
(aln)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri