Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Hari Film Nasional, Darah & Doa sebagai Titik Awal

Lintang Tribuana , Jurnalis-Senin, 30 Maret 2020 |13:35 WIB
Sejarah Hari Film Nasional, Darah & Doa sebagai Titik Awal
Ilustrasi Film (Foto: Ist)
A
A
A

Setelah perfilman Indonesia terkekang karena dominasi penjajahan Belanda dan Jepang, tahun 1950 dianggap sebagai kebangkitan film nasional. Disusul dengan peresmian bioskop termegah, Metropole pada 1951 dan meningkatnya jumlah bioskop.

Kemudian pada 1955 terbentuklah Persatuan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia dan Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GAPEBI) yang akhirnya melebur menjadi Gabungan Bioskop Seluruh Indonesia (GABSI).

Baca Juga:

Pernikahan Tak Dihadiri Ibunda, Ini Ungkapan Maaf Angbeen Rishi

Anak Kedua Lahir di Tengah Pandemi Corona, Keanan Pearce: Kamu Beruntung

(aln)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement