Pasien Positif Corona Tak Diterima RS, Ini Penjelasan Tompi

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Sabtu 21 Maret 2020 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 21 33 2186826 pasien-positif-corona-tak-diterima-rs-ini-penjelasan-tompi-pySA5FAR6Y.jpg Tompi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Seorang netizen mengatakan bahwa anggota keluarganya harus dipulangkan meski pihak rumah sakit telah menyatakan bahwa sang kakak positif terjangkit virus corona. Menanggapi hal itu Tompi yang juga berprofesi sebagai seorang dokter, mencoba untuk memberi pengertian pada netizen tersebut, terkait keadaan saat ini.

"Dok, abang saya itu positif tapi diminta self isolation di rumah karena semua RS di DKI full. Sementara dia punya istri hamil tua dan balita, nggak ada ART dan kita semua di Sumatera. Don't know how to say. Pengen cerita aja," tulis akun Ima_pasha.

Baca Juga:

Lulu Tobing Perdalam Agama Islam, Suami Beri Pujian Manis 

Pulang ke Indonesia, Krisdayanti Kaget Lihat Bandara Kosong

Tompi


"Saya ikut komen ya: protokolnya udah benar. Positif tanpa gejala —- self isolated di rumahnya. Dengan catatan: dikerjakan dengan tertib. 14 hari dikamar sendiri, jangan kontak dengan keluarga dulu, pakai masker, rajin bersih-bersih, cuci tangan, makan benar, tidur cukup. Support dengan vitamin," jelas Tompi.

Pelantun Menghujam Jantungku ini juga turut menjelaskan bahwa kini rumah sakit memang memiliki keterbatasan untuk bisa menampung para pasien pengidap corona. Oleh karenanya, pihak rumah sakit hanya bisa menampung pasien dengan gejala corona tingkat berat, atau yang memiliki penyakit lain selain virus tersebut.

"Kenapa dipulangkan?? Karena kapasitas RS nggak akan cukup menampung semua. Jadi protokolnya memang hanya merawat yang positif dengan gejala, dengan pertimbangan antisipasi bila perburukan (gangguan nafas)," jelas Tompi

Baca Juga:

Keluar Rumah saat Corona, Jok Mobil Donita Curi Perhatian Warganet

Aktor Detri Warmanto Akui Positif Corona

Tompi


Diakhir tulisannya, Tompi mengimbau agar pihak keluarga netizen tersebut untuk tidak panik dalam menanggapi virus corona. Ia juga nampak mencoba menenangkan dengan memberikan penjelasan terkait penolakan pihak rumah sakit untuk merawat kakak dari netizen tersebut.

"Jadi sampaikan ke keluarganya, nggak perlu panik/khawatir selama langkah-langkah di atas dikerjakan. Mohon maaf bila info ini nggak tersampaikan di RS, mungkin karena kapasitas kerjanya udah overload," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini