Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasien Positif Corona Tak Diterima RS, Ini Penjelasan Tompi

Vania Ika Aldida , Jurnalis-Sabtu, 21 Maret 2020 |11:20 WIB
Pasien Positif Corona Tak Diterima RS, Ini Penjelasan Tompi
Tompi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Seorang netizen mengatakan bahwa anggota keluarganya harus dipulangkan meski pihak rumah sakit telah menyatakan bahwa sang kakak positif terjangkit virus corona. Menanggapi hal itu Tompi yang juga berprofesi sebagai seorang dokter, mencoba untuk memberi pengertian pada netizen tersebut, terkait keadaan saat ini.

"Dok, abang saya itu positif tapi diminta self isolation di rumah karena semua RS di DKI full. Sementara dia punya istri hamil tua dan balita, nggak ada ART dan kita semua di Sumatera. Don't know how to say. Pengen cerita aja," tulis akun Ima_pasha.

Baca Juga:

Lulu Tobing Perdalam Agama Islam, Suami Beri Pujian Manis 

Pulang ke Indonesia, Krisdayanti Kaget Lihat Bandara Kosong

Tompi


"Saya ikut komen ya: protokolnya udah benar. Positif tanpa gejala —- self isolated di rumahnya. Dengan catatan: dikerjakan dengan tertib. 14 hari dikamar sendiri, jangan kontak dengan keluarga dulu, pakai masker, rajin bersih-bersih, cuci tangan, makan benar, tidur cukup. Support dengan vitamin," jelas Tompi.

Pelantun Menghujam Jantungku ini juga turut menjelaskan bahwa kini rumah sakit memang memiliki keterbatasan untuk bisa menampung para pasien pengidap corona. Oleh karenanya, pihak rumah sakit hanya bisa menampung pasien dengan gejala corona tingkat berat, atau yang memiliki penyakit lain selain virus tersebut.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement