Share

Alami Kelainan Mata, Putra Cynthia Lamusu Divonis Minus 9

Hana Futari, Okezone · Minggu 22 Desember 2019 03:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 22 33 2144765 alami-kelainan-mata-putra-cynthia-lamusu-divonis-minus-9-YEcE2Zj0vk.jpg Cynthia Lamusu (Foto: Hana Futari/Okezone)

JAKARTA - Putra Cynthia Lamusu dan Surya Saputra, Atharva Bimasena Sapurta mengalami kelainan mata AP ROP sejak usia 2 pekan. Kelainan tersebut diduga karena Bima terlahir secara prematur.

Baca juga: Nostalgia Masa Kecil Raisa, Jualan Nasi hingga Kualat pada Ibu

"Alhamdulilah screening mata Tatjana Bima di usia 2 minggu. Tatjana enggak apa-apa, Bima yang terdeteksi alami AP ROP. Itu kondisi dari resiko yg terjadi bila bayi prematur. Tapi tidak semua bayi prematur kena ROP," ujar Cynthia Lamusu saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (21/12/2019).

Anak Cynthia Lamusu 

Meskipun demikan, Cynthia tetap beruntung lantaran penanganan terhadap mata Bima dilakukan secara tepat. Pasalnya jika terlambat akan berisiko kebutaan pada mata.

Untuk menangani mata Bima, Cynthia dan Surya Saputra diberi dua pilihan. Mereka pun akhirnya sepakat untuk mengambil tindakan penyuntikan pada bola mata Bima.

Baca juga: Jadi Ibu Baru, Sandra Dewi Ngaku Panikan

"Kami dikasih dua pilihan ada laser atau suntik. Kami setelah konsultasi, kami milih dan jalan yang terbaik akhirnya dipilih suntik di bola mata," jelas Cynthia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Saat ini kondisi mata Bima divonis mengalami minus 7 dan 9. Bima pun sudah memakai kacamata sejak usianya 18 bulan.

"Pas Bima di usia 18 bulan akhirnya baru terdeteksi dia memerlukan kacamata. Bima itu minus 9 sama 7," lanjutnya.

Anak Cynthia Lamusu
Awalnya, Cynthia tak percaya jika sang putra mengalami minus di matanya. Mengingat tidak ada keanehan ketika Bima beraktivitas.
"Awalnya saya enggak percaya karena enggak pernah ada masalah sama Bima. Bima kalau jalan enggak nabrak atau apa. Bima kalau ambil barang nggak salah.  Saya sempat cari second opinion dari dokter lain tapi ternyata hasilnya memang harus begitu," terang personel Be3 itu.
1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini