nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketemu Eza Gionino, Pelaku Penebar Ancaman Tak Berhenti Menangis

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 16:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 27 33 2135088 ketemu-eza-gionino-pelaku-penebar-ancaman-tak-berhenti-menangis-nxQ8uzgsz5.jpg Eza Gionino (Foto: Instagram @ezagio)

JAKARTA - Eza Gionino untuk kali pertama dipertemukan dengan penjual ikan yang menebar ancaman pembunuhan terhadap dirinya serta keluarga. Di hadapan Eza, lelaki bernama Qory Supiandi hanya bisa menangis.

Dalam tangisnya, Qory Supiandi memohon kepada Eza Gionino agar bersedia memaafkan perbuatannya. Seraya bersumpah atas nama Tuhan, Qory menegaskan dirinya sama sekali tidak berniat mencelakai Eza dan keluarga.

“Saya cuma mau gertak saja,” tutur Qory Supiandi terbata-bata di kantor kuasa hukum Eza Gionino, Henry Indraguna di kawasan Permata Hijau, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Eza Gionino 

Baca juga: Usai Dapat Ancaman Pembunuhan, Istri dan Anak Eza Gionino Takut Keluar Rumah

Dalam lanjutannya, Qory Supiandi kembali mengatakan bahwa dirinya berada dalam kondisi setengah sadar alias mabuk ketika melontarkan ancaman pembunuhan. Sayang, alasan Qory tidak membuat emosi Eza Gionino mereda.

Sang pesinetron malah semakin kesal dan menuding Qory Supiandi hanya mencari simpati lewat alasan tersebut. Sebab menurut versi Eza, Qory tidak hanya sekali menebar ancaman pembunuhan.

“Lo bilang karena mabuk, lo berapa hari ngancam gue? Memangnya setiap hari lo mabuk?,” kata Eza Gionino seraya menahan emosi.

Tak berhenti sampai di situ, Eza Gionino juga mengklaim bahwa Qory Supiandi sempat menantangnya untuk lapor polisi. Padahal, Eza sudah berniat membayar ikan yang dia beli dari Qory hingga dua kali lipat dari harga yang sudah disepakati.

Eza Gionino 

Baca juga: Nikita Mirzani Komentari soal Pernyataan Kontroversial Agnez Mo

Namun dengan ketentuan, Qory berhenti mengusik Eza dan keluarga yang mulai hidup di bawah kecemasan.

“Gue sudah tawarin buat bayar ikan itu dua kali lipat supaya bisa bikin hidup istri dan anak gue tenang, tapi lo bilang apa waktu itu? Mending jadi DPO kan?,” tutur Eza Gionino.

Mengaku masih berat memaafkan Qory Supiandi, Eza Gionino akhirnya berbesar hati mengambil langkah tersebut. Sekalipun Eza meyatakan tidak akan mencabut laporan terhadap Qory di Polres Bogor.

Ancaman pembunuhan yang didapat Eza Gionino dan keluarga bermula setelah transaksi ikan arwana dengan salah satu penjual bernama Qory Supiandi bermasalah. Eza yang bermaksud menagih pertanggungjawaban karena ikan arwana pesanannya tidak sesuai permintaan malah mendapat ancaman pembunuhan dari Qory.

Buntut ancaman tersebut, Eza Gionino melaporkan Qory Supiandi atas dugaan penipuan dan ancaman pembunuhan. Dalam laporan Eza, Qory dikenakan Pasal 45 ayat (4) atau Pasal 45B UU ITE atau Pasal 335 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini