JAKARTA - Ammar Zoni dan Irish Bella hingga kini masih merasa terpukul atas kepergian kedua bayi kembar mereka, Aiona Aisyah dan Aiora Khadijah, pada Minggu 5 Oktober 2019. Bahkan kedatangan keduanya ke Rumah Sakit Harapan Kita beberapa hari sebelum sang bayi meninggal dunia, dianggap sebagai sebuah keterlambatan.
Usai dinyatakan terlambat dan diperiksa, dokter di Rumah Sakit Harapan Kita menyimpulkan bahwa bayi yang ada dalam kandunganya Irish hanya mampu bertahan hidup sebanyak 20 persen saja. Mendengar hal tersebut, Ammar pun mengaku tak mampu menahan perasaan sedihnya, termasuk takut untuk mengatakannya pada Irish Bella.

"Dari pemaparan dokter Gatot, kandungan Irish stadium 4, dan mempertanyakan kenapa baru sekarang dibawa? Loh kami juga dapat rujukan di rumah sakit sebelumnya, ya kami akan coba semaksimal mungkin," jelas Ammar Zoni, saat ditemui di kediamannya, di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/10/2019).
Baca juga: Ammar Zoni: Seharusnya Saya Bisa Ambil Keputusan, Selamatkan Minimal 1 Bayi
"Dokter jelasin kalau mereka hidup 20 persen. Kami upayakan, di situ dokter kasih tau saya, ya saya harus bisa menahan rasa sedih, kecewa, dan takut, terus gimana saya harus sampein ke istri saya? Takut ya dia tergunjang. Tapi Alhamdulillah ini di luar dugaan saya punya istri luar biasa, perempuan ini mampu menyemangati saya, disaat saya pingsan, Irish support saya. Aku akuin kamu perempuan luar biasa," lanjutnya.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh dokter untuk bisa menyelamatkan minimal satu bayi yang di kandung Irish Bella. Bahkan, operasi sebanyak dua kali, termasuk pemisahan dua bayi yang menempel, sudah sempat dilakukan oleh Irish Bella.