nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dul Jaelani Ingin Silaturahmi dengan Keluarga Korban Tetap Terjaga

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Senin 09 September 2019 20:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 09 33 2102655 dul-jaelani-ingin-silaturahmi-dengan-keluarga-korban-tetap-terjaga-y5coV9VPIE.jpg Dul Jaelani dan sang nenek memberi klarifikasi (Foto: Ady/Okezone)

JAKARTA - Abdul Qodir Jaelani atau Dul Jaelani masih merasa bersalah atas kecelakaan kendaraan yang terjadi pada September 2013. Saat itu, Dul terlibat kecelakaan hingga menewaskan tujuh korban.

Dalam acara konferensi pers, Dul Jaelani mengucapkan permintaan maaf kepada keluarga korban lantaran tersiar kabar yang menyebut santunan kepada para keluarga korban mandek.

Baca juga: Santunan Keluarga Korban Disebut Mandek, Keluarga Ahmad Dhani Buka Suara

Dul Jaelani bersama keluarga korban

"Dan yang terakhir saya ingin meminta maaf, sebanyak-banyaknya atas kesalahan saya yang memang di luar kendali, tapi tetap saja itu mungkin kesalahan saya," kata Dul Jaelani ditemui di Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).

Meski kejadiannya sudah berlangsung lama, Dul mengaku tetap memetik pelajaran dari peristiwa tersebut. Ia ingin agar tali silaturahmi tetap berjalan di antara keluarganya dengan keluarga para korban.

"Alhamdulillah saya juga mendapatkan pelajaran yang begitu berharga jadi saya berharap silaturahmi tidak berhenti di sini. Tolong maafkan saya karena itu memang kesalahan saya, saya akui," tambahnya.

Baca juga: Irish Bella Mantap Berhijab, Ammar Zoni Buktikan Dukungan

Dul Jaelani

Dalam kesempatan sama, ibunda Ahmad Dhani, Joyce, membantah kabar soal mandeknya santunan kepada para korban. Beberapa keluarga korban yang hadir juga mengatakan bahwa santunan tetap berjalan dengan uang sebesar Rp5 juta dibayarkan setiap tanggal 5.

1
2
BERITA FOTO
+ 8

Pakai Kemeja Putih dan Berpeci Hitam, Ahmad Dhani Jalani Sidang Kedua di PN Surabaya

Ahmad Dhani menjalani Sidang beragendakan pembacaan eksepsi dalam kasus dugaan pencemaran nama baik, lantaran menyebut kelompok penolak deklarasi #2019 Ganti Presiden di Surabaya dengan kata-kata Idiot.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini