nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diangkat dari Novel, Film Bernuansa Islami Ini Sangat Menginspirasi

Rena Pangesti, Jurnalis · Sabtu 08 Juni 2019 20:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 08 206 2064421 diangkat-dari-novel-film-bernuansa-islami-ini-sangat-menginspirasi-CPmZkIIRep.jpg Cuplikan Film Hafalan Shalat Delisa. (Foto: StarVision Plus)

JAKARTA – Banyak cara yang bisa dimanfaatkan untuk menikmati libur Lebaran. Salah satunya dengan menonton kembali film–film bernapaskan Islam. Meski menyuguhkan genre yang cukup beragam, namun sederet film religi yang diangkat dari novel populer berikut ini cukup sukses di pasaran. Film apa saja? Ini ulasan Okezone untuk Anda.

EMAK INGIN NAIK HAJI

Poster Film Emak Ingin Naik Haji

Film arahan Aditya Gumay ini diangkat dari novel populer berjudul Emak Ingin Naik Haji karya Asma Nadia. Dirilis pada November 2009, film ini berkisah tentang Emak (Aty Cancer Zein) yang berkeinginan untuk naik Haji.

Sayang, keterbatasan ekonomi membuat Emak harus berusaha keras untuk bisa mewujudkan keinginannya untuk berhaji. Apalagi, Zein (Reza Rahadian), anak Emak yang bekerja sebagai pelukis keliling itu tak mampu berbuat banyak.

Saat debut, film Emak Ingin Naik Haji terbilang sukses dengan raihan tiga piala dari enam nominasi dalam ajang FFI 2009. Penghargaan itu di antaranya Aktor Terbaik untuk Reza Rahadian, Aktris Terbaik untuk Aty Kanser, dan Aktris Pembantu Terbaik untuk Ayu Pratiwi.

Baca juga: Beda Agama, Jonathan Frizzy Rayakan Lebaran Bareng Keluarga Istri 

AYAT-AYAT CINTA

Poster Film Ayat Ayat Cinta

Ayat Ayat Cinta menjadi film berikutnya yang menjadi tontonan rekomendasi saat liburan. Plotnya berkisah tentang Fahri (Fedi Nuril) mahasiswa Al Azhar di Kairo yang tampan namun miskin. Dia kemudian nekat meminang Aisha Greimas (Rianti Cartwright) perempuan kaya raya lewat cara taaruf.

Pernikahan pun terjadi. Namun mereka harus berpisah karena Fahri harus mendekam dalam penjara akibat dituduh memerkosa. Namun dia diselamatkan oleh Maria Girgis (Carissa Putri), seorang perempuan non-muslim yang jatuh cinta pada Fahri.

Konflik muncul ketika cinta terpendam Maria membuatnya Tak sadarkan diri. Jalan satu-satunya agar dia sadarkan diri adalah dengan menikahinya. Namun itu berarti membuat Fahri harus membagi cintanya antara Maria dan Aisyah.

Film karya novelis Habiburrahman El Shirazy ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Saat tayang pada 2008, Ayat Ayat Cinta sukses menyabet lima penghargaan di Festival Film Bandung.

Baca juga: Nia Ramadhani Unggah Foto Keluarga, Netizen: Baju Dikondisikan Bu Hajah

HAFALAN SHALAT DELISA

Poster film Hafalan Shalat Delisa

Film Hafalan Surat Delisa ini mengusung latar bencana tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004. Diangkat dari novel berjudul serupa karya Tere Liye, film ini berkisah tentang Delisa (Chantiq Schagerl), seorang gadis periang yang pergi ke masjid di pesisir pantai Aceh untuk setoran hafalan bacaan salat kepada guru ngajinya.

Namun tsunami terjadi dan menewaskan banyak orang, termasuk ibu dan kakak Delisa. Dia berhasil diselamatkan oleh Smith (Mike Lewis), seorang prajurit Angkatan Darat AS, setelah berhari-hari pingsan di cadas bukit.

Sayang luka parah membuat kaki kanan Delisa harus diamputasi. Smith tadinya merasa iba dan ingin mengadopsi Aisyah, tapi kemudian sang ayah, Abi Usman (Reza Rahadian) yang berprofesi sebagai petugas di sebuah kapal tanker perusahaan minyak internasional, akhirnya menemukan Delisa.

Kehadiran sang ayah, membawa secercah harapan bagi Delisa untuk bisa berkumpul dengan keluarganya. Namun semuanya pupus ketika Abi Usman memberitahukannya bahwa ibu dan kakaknya telah meninggal dunia.

Kesedihan melanda Delisa, namun dengan cepat ia bisa mengobati perasaan akan kehilangan sosok yang disayangi. Bagi Delisa tidak ada yang bisa menandingi rasa cinta sang Illahi kepada makhluknya dan begitu pula sebaliknya.*

Baca juga: 3 Anak Pelawak Berparas Menawan, Nomor 1 Musisi Terkenal 

1
3
BERITA FOTO
+ 10

MNC Pictures Gelar Syukuran Syuting Perdana Film Mahasiswi Baru

Direktur MNC Pictures Valencia Tanoesoedibjo bersama sutradara dan para pemain film Mahasiswi Baru usai melakukan doa dan syukuran.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini