nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pihak Ahmad Dhani Pertanyakan Alasan Kepolisian Amankan Surat untuk El Rumi

Revi C. Rantung, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2019 21:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 05 33 2026282 pihak-ahmad-dhani-pertanyakan-alasan-kepolisian-amankan-surat-untuk-el-rumi-3QmKJ6sjsU.jpg Ahmad Dhani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kuasa hukum Ahmad Dhani mempertanyakan keputusan aparat kepolisian yang menyita surat yang ditulis untuk El Rumi. Kuasa hukum Ahmad Dhani, Hendarsam Marantoko perilaku yang dialami kliennya di Surabaya cukup berlebihan, seperti mengekang dan tak memperbolehkan kliennya untuk berbicara di depan media.

“Ya enggak tahu. Masalahnya status dia kan di sana bukan tahanan di Surabaya. Kenapa Kejaksaan Surabaya jadi represif gitu kesannya lho. Dhani kan bukan tahanan sana,” kata Hendarsam Marantoko saat dihubungi para wartawan, Selasa (5/3/2019).

Baca Juga:

Suami Rey Utami Bongkar Karakter Reino Barack

Mikha Tambayong Ditemani Kekasih Antar Almarhumah Ibunda ke Liang Lahat

Tampilan Nyentrik Ahmad Dhani hingga Tulis Surat untuk Mama

“Patut diduga ya sebenarnya agar Dhani tidak bersuara (ke media), itu saja,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Dhani memang menuliskan sebuah surat untuk El Rumi yang kemudian diberikan olehnya pada relawan. Lalu, para relawan membagi-bagikan surat tersebut hingga akhirnya di sita pihak kepolisian.

Lebih lengkapnya, surat yang ditulis Dhani untuk El berisi lima poin penting di dalamnya. Yang mana dari kondisi kesehatannya yang baik-baik saja hingga penjelasan Dhani soal hukuman dan tangisannya di rutan Medaeng.

Sekadar informasi, dalam kasusnya di Surabaya, Ahmad Dhani dilaporkan Koalisi Bela NKRI dengan tuduhan ujaran kebencian. Tuduhan itu diarahkan pada Dhani lantaran menyebut kelompok penolak deklarasi #2019 Ganti Presiden di Surabaya dengan kata-kata idiot pada Minggu 26 Agustus 2018.

(aln)

BERITA FOTO
+ 4

Tampilan Nyentrik Ahmad Dhani hingga Tulis Surat untuk Mama

Musisi Ahmad Dhani tampil nyentrik saat mengikuti sidang lanjutan perkara pencemaran nama baik dengan agenda tanggapan JPU atas eksepsi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis 14 Februari 2019.

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini