nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hindari Stalker, Taylor Swift Gunakan Teknologi Pemindai Wajah di Konsernya

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Jum'at 14 Desember 2018 12:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 14 33 1991227 hindari-stalker-taylor-swift-gunakan-teknologi-pemindai-wajah-di-konsernya-b2HIwfqVma.jpg Foto: Reuters

LOS ANGELES Taylor Swift selalu berada satu langkah di depan dalam urusan konser. Segala sesuatu dalam konsernya selalu diperhatikan dengan sangat matang.

Dalam satu konser di Los Angeles Rose Bowl pada 18 Mei lalu, Taylor bahkan menggunakan tekonologi pemindai wajah. Hal itu dilakukan oleh Taylor agar tidak ada stalker yang masuk ke konsernya.

(Baca juga: Taylor Swift Teken Kontrak Baru dengan Universal Music)

Dilansir dari The Guardian, Jumat (14/12/2018), para penonton yang hendak masuk ke konser itu melewati satu tempat di mana kamera tersembunyi telah dipasang. Foto-foto para penonton itu selanjutnya dikirim ke Nashville untuk dicek dan dicocokkan dengan data stalker yang selama ini menguntit sang diva.

“Semua orang yang melewat akan berhenti dan menatapnya, dan perangkat lunaknya pun akan bekerja,” kata Mike Downing, kepala petugas keamanan Oak View Group.

Sayangnya tidak ada penjelasan lebih lanjut terkait foto-foto yang telah diambil dari para pemegang tiket konser Taylor Swift. Pihak Taylor sendiri menolak untuk berkomentar saat ditanyakan soal hal ini.

Sebagai seorang penyanyi besar, Taylor Swift memang memiliki pengalaman buruk dengan stalker atau penguntit. Pada September 2016, ia terpaksa harus memenjarakan Eric Swarbrick yang mengiriminya surat yang berisi ancaman pemerkosaan serta pembunuhan. Sementara pada bulan April, Taylor juga kedatangan tamu tak diundang di kediamanya di Beverly Hills dengan mengenakan topeng dan memegang sebuah pisau. (sus)

(kem)

BERITA FOTO
+ 5

Pesona Kecantikan Taylor Swift pada Billboard Music Awards 2018

Penyanyi dan penulis lagu Amerika Serikat Taylor Swift pada karpet merah Billboard Music Awards 2018 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Minggu 20 Mei 2018 waktu setempat. (REUTERS/Steve Marcus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini