nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lewat Bunga Penutup Abad, Happy Salma Ajarkan Nilai Kemanusiaan

Rena Pangesti, Jurnalis · Sabtu 17 November 2018 03:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 17 206 1979009 lewat-bunga-penutup-abad-happy-salma-ajarkan-nilai-kemanusiaan-jUWCDfwnRk.jpg Bunga Penutup Abad (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Pentas teater bertajuk Bunga Penutup Abad kembali digelar untuk ketiga kalinya. Mengangkat kisah dari buku sastrawan ternama Pramoedya Ananta Toer, lakon ini pun dimainkan oleh banyak bintang ternama Tanah Air.

Reza Rahadian kembali didapuk sebagai tokoh Minke, sosok pria Jawa yang jatuh cinta kepada seorang wanita keturunan Belanda-Indonesia, Annelies. Hampir tak berubah seperti sebelumnya, Annelies pun masih diperankan oleh Chelsea Islan pada pementasan kali ini.

Tak jauh berbeda, Lukman Sardi pun kembali memerankan sahabat Minke, Jean Marais. Satu-satunya perbedaan adalah penampilan Marsha Timothy sebagai Nyai Ontosoroh menggantikan Happy Salma.

 Baca juga: Ditanya Soal Polemik dengan Via Vallen, Jerinx Masih Bungkam

Cerita yang diangkat dari dua buku karya Pram yakni Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa ini berkisah mengenai kehidupan Nyai Ontosoroh yang dijual kepada pengusaha Belanda, Herman Mellema. Hingga akhirnya melahirkan dua anak bernama Annellies Mallema dan Robert Mallema.

bunga penutup abad 

Di usia Annelies yang masih belia, ia bertemu dan menikah dengan seorang pribumi bernama Minke. Sayangnya kebahagiaan mereka pun hanya sesaat.

Sampai pada satu kejadian, Nyai Ontosoroh digugat oleh anak sah Herman Mellema sampai akhirnya Annelies harus dibawa pergi ke Belanda berdasarkan keputusan pengadilan putih Hindia Belanda.

bunga penutup abad 

Cerita berakhir beberapa saat ketika Minke mendapatkan kabar bahwa Annelies meninggal di Belanda. Minke yang dilanda kesedihan kemudian meminta izin pada Nyai Ontosoroh untuk pergi ke Batavia melanjutkan sekolah menjadi dokter.

Ke Batavia, Minke membawa serta lukisan potret Annelies yang dilukis oleh sahabatnya Jean Marais. Minke memberi nama lukisan itu, Bunga Penutup Abad.

Melalui kisah ini, Happy Salma yang juga berperan sebagai produser tidak hanya ingin mengenalkan generasi muda kepada karya seorang Pramoedya Ananta Toer. Ia juga ingin memberikan perspektif tentang nilai - nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya.

Baca juga: Bawakan Lagu See You Again, Charlie Puth Sukses Tutup Konser 'Voicenotes'

"Dengan menghadirkan Reza Rahadian, Chelsea Islan, Marsha Timothy, juga Lukman Sardi bisa memikat hati masyarakat untuk mau menonton pagelaran ini. Selain pula kita tahu mengenai kemampuan mereka di bidang akting sudah tidak diragukan lagi," ujar Happy Salma ditemui di teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada Jumat, 16 November 2018.

"Selain mengetahui karya dari Pram, message yang bisa diambil adalah perjuangan seorang ibu, Nyai Ontosoroh untuk membesarkan anak, serta kejujuran oleh seorang pribumi yang berani menyatakan cinta kepada keturunan Belanda. Nilai keberanian, kejujuran itu yang juga bisa diangkat dari pertunjukkan Bunga Penutup Abad ini," sambung Happy.

(ady)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini