Share

Elvis Presley Raih Penghargaan Medal of Freedom dari Donald Trump

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Sabtu 17 November 2018 22:53 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 17 205 1979303 elvis-presley-raih-penghargaan-medal-of-freedom-dari-donald-trump-faToFcEXjP.jpg Ilustrasi Elvis Presley. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC - Penyanyi rock and roll legendaris Elvis Presley menerima penghargaan anumerta Medal of Freedom dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pada 16 November 2018. Dengan begitu, Elvis Presley menambah daftar selebriti Hollywood pemegang penghargaan serupa setelah Bob Dylan, Stevie Wonder, dan Ella Fitzgerald.

Lewat penghargaan itu, Presiden Trump menjuluki Elvis Presley sebagai ‘Ikon Abadi Amerika Serikat’. “Elvis Presley menunjukkan budaya Amerika kepada miliaran penggemarnya di seluruh dunia. Dia menggabungkan (musik) gospel, country, dan blues dalam suaranya yang khas,” ujar Presiden Trump seperti dilansir dari BBC, Sabtu (17/11/2018).

Baca juga: Tinggalkan Islam, Zayn Malik Picu Kekecewaan Fans

Dia menambahkan, “Negara ini, diberkati dengan warga negara yang sangat berbakat, memiliki semangat, dan kemampuan tinggi. Amerika Serikat adalah bagsa yang besar dan kita saat ini berada dalam kondisi terbaik.”

Elvis Presley merupakan satu dari tujuh warga Amerika yang dianugerahi penghargaan serupa. Tokoh lainnya adalah legenda bisbol Amerika Babe Ruth, Jaksa Agung Antonin Scalia, serta mantan atlet football, Alan Page. Selain itu, ada juga nama senator Orrin Hatch, filantropis Miriam Adelson, dan mantan atlet football Roger Staubach. 

Namun, pemberian Medal of Freedom kepada Miriam Adelson sempat menuai kritik publik. Mengutip The Guardian, Public Citizen (organisasi nirlaba yang mengadvokasi hak konsumen) mengungkapkan, sedikit sulit memahami alasan pemilihan Miriam Adelson hanya dari prestasinya.

Seperti diketahui, Miriam bersama mendiang suaminya Sheldon Adelson, menyumbang dana sebesar USD30 juta untuk kampanye Presiden Trump dalam Pemilu 2016. Miriam juga diketahui mendonasikan dananya sebesar USD100 juta untuk Partai Republik dalam pemilihan anggota kongres, pada 6 November silam.

Baca juga: Tertipu Manajer, Putri Elvis Presley Kehilangan Warisan hingga Rp1 Triliun

Namun, Lindsay Walters, juru bicara Gedung Putih mengklaim bahwa prosedur yang mereka lewati untuk menetapkan para nominator sama dengan pemerintahan sebelumnya. Mereka lebih dahulu meminta pertimbangan publik, badan penasihat, kabinet, dan staf senior.

Sementara Miriam tampaknya tak terlalu hirau dengan kritikan tersebut. Dalam keterangannya, perempuan 72 tahun itu mengaku sangat terharu dan tersentuh dengan penghargaan tersebut.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini