nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teuku Wisnu dan Tommy Kurniawan Respons Pembakaran Bendera Tauhid

Rena Pangesti, Jurnalis · Selasa 23 Oktober 2018 19:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 23 33 1968017 teuku-wisnu-dan-tommy-kurniawan-respons-pembakaran-bendera-tauhid-JD27Bdi0qC.jpg Teuku Wisnu (Foto: Instagram/@teukuwisnu)

JAKARTA – Sebuah insiden terkait dibakarnya bendera milik HTI yang diduga dilakukan oleh Oknum anggota Banser NU di Garut, Jawa Barat menuai protes.

Baca Juga: Soal Pembakaran Bendera Tauhid, Arie Untung: Stop Jadi Pembenci!

Tidak sedikit dari mereka yang mempertanyakan motif di balik pembakaran bendera tersebut. Termasuk pula deretan selebriti yang mengaku prihatin atas kejadian yang seharusnya tidak terjadi. Apalagi dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan agama di dalamnya.

Seperti yang terlihat pada unggahan Teuku Wisnu. Suami Shireen Sungkar ini dengan tegas mempertanyakan maksud atas pembakaran tersebut.

“Saudaraku benarkah alasan membakar kalimat tersebut adalah bentuk untuk memuliakannya?? Hanya Allah dan anda yang tahu,” tulis Wisnu pada Selasa, (23/10/2018).

View this post on Instagram

SIAPKANLAH JAWABANNYA!! . . Sewaktu kecil, Saya dituntun dan dikenalkan dengan orang tua dan guru ngaji saya, kalimat yang mulia ; . "LAA ILAAHA ILLALLAH MUHAMMADUR RASULULLAH" . Kalimat yang merupakan pondasi agama, rukun islam yang pertama, bentuk penghambaan diri saya sebagai hambaNya dan bila orang lain mendengar, maka inilah bukti 'Saya seorang muslim'. Begitu dalam arti dibalik kalimat tersebut. . Di waktu kecil tersebut, saya masih nakal, seperti kebanyakan bocah umumnya, masih suka main. Dan ilmu agama saya tidak ada apa-apanya. . Tapi dari kecil saya tau, kalimat itu adalah kalimat milik umat Islam bersama, dilafadzkan oleh siapa saja yang beragama Islam. Bukan hanya dari kelompok tertentu. . Tapi ironisnya, Mengapa di lapangan banyak oknum yang anti dengan kalimat ini? Tidakkah mereka lupa arti dibalik kalimat tersebut? . Tidakkah mereka sadar, siapa Tuhan mereka? Dan siapa Nabi mereka? Atau jangan-jangan, mereka lupa dengan status seorang hamba? . Saudaraku benarkah alasan membakar kalimat tersebut adalah bentuk untuk memuliakannya?? Hanya Allah dan anda yang tahu. . Dan yang anda harus tahu, dan saya yakin anda sudah tahu bahwa di HARI AKHIR anda akan ditanya kenapa anda membakar kalimat "LAA ILAAHA ILLALLAH MUHAMMADUR RASULULLAH" ?? SIAPKANLAH JAWABANNYA!!

A post shared by teuku wisnu (@teukuwisnu) on

“Tapi ironisnya, Mengapa di lapangan banyak oknum yang anti dengan kalimat ini?” sambungnya.

Wisnu kemudian menjelaskan mengenai makna dari tulisan pada bendera yang dibakar tersebut. Kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH MUHAMMADUR RASULULLAH yanga ada di bendera merupakan fondasi agama, rukun Islam yang pertama.

“Inilah bukti saya seorang muslim,”katanya.

Reaksi lain juga ditulis oleh Tommy Kurniawan. Berbeda dari Wisnu yang menuliskan rasa prihatinnya, Tommy mengajak agar umat muslim tidak cepat terpancing. Karena sejatinya sesama muslim adalah bersaudara.

View this post on Instagram

alhamdulillah pelaku pembakaran sudah di tangani kepolisian...semoga Allah memberikan hidayah. mari jangan jadikan kebencian suatu alasan untuk saling menyerang..Rasulullah tidak mengajarkan umatnya untuk saling membenci tapi saling mencintai. . hanya karena berbeda pilihan berbeda kelompok dan berbeda2 hal lainnya kita jadi berantam. . wahai saudaraku dimanapun terlalu MAHAL harganya jika karena perbedaan kita harus menanggung sesuatu yang besar di masa yang akan datang, fikirkanlah anak cucu kita, jangan mereka di warisi generasi yang saling membenci. . Bersatulah wahai saudaraku, Berdamailah demi panji ALLAH dan RASULULLAH .. jangan kobarkan kebencian karena itu akan merugikan semua orang..semoga antum semua dapat menerima..Barokallahu fikum 🙏 . . pesan ini saya sampaikan bukan untuk membela siapapun dan menyalahkan siapapun..tapi untuk koreksi dan muhasabah bagi kita semua..🙏

A post shared by Tomkur Official (@tommykurniawann) on

“Alhamdulillah pelaku pembakaran sudah ditangani kepolisian...semoga Allah memberikan hidayah,” kata Tommy pada Selasa, (23/10/2018).

“Mari jangan jadikan kebencian suatu alasan untuk saling menyerang. Rasulullah tidak mengajarkan umatnya untuk saling membenci tapi saling mencintai,” sambungnya.

Sementara itu berdasarkan informasi yang didapat, pihak kepolisian telah mengamankan tiga orang terkait kasus pembakaran bendera bertuliskan tauhid di Garut. Polisi menyelidiki ada-tidaknya dugaan tindak pidana terkait peristiwa ini.

Baca Juga: Cover Dance BLACKPINK, Jessica Iskandar dan Nia Ramadhani Ramai Dihujat Netizen

”Total ada tiga orang yang kami amankan, semua saksi,” kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna usai pertemuan jajaran Muspida Garut di Polsek Limbangan.

"Saya imbau masyarakat agar sabar dan memberikan waktu kepada penyidik untuk mendalami peristiwa ini. Kami akan bertindak secara profesional," lanjutnya.

(LID)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini