Fans merasa tidak terima dengan penggunaan foto Jonghyun tanpa izin tersebut oleh The Rose. Apalagi, foto itu digunakan untuk MV yang bercerita tentang depresi dan kesendirian, dua hal yang diidentikkan dengan Jonghyun oleh banyak orang setelah apa yang terjadi pada 18 Desember 2017 lalu.
Oleh karena itu, fans pun ramai-ramai menyebut jika apa yang dilakukan oleh agensi The Rose adalah teknik marketing untuk mendapatkan perhatian publik.
"Tidakkah seharusnya mereka mendapatkan izin penuh terlebih dulu sebelum bicara masalah sensitif seperti ini? Well, selamat untuk marketing kotor kalian yang sukses," komentar netizen Korea seperti dikutip dari Netizenbuzz, Selasa (16/10/2018).
"Tolong, jangan sakiti lagi keluar dan fansnya," sambung yang lain.

"Bagaimana bisa kalian menggunakan Jonghyun untuk marketing busuk kalian? Kalian tidak lebih dari sampah. Tolong, cek kesehatan mental kalian karena aku pikir kalian gila," tambah lainnya.