Dhawiya Divonis Hukuman Rehabilitasi 18 Bulan

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 04 September 2018 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 04 33 1945836 dhawiya-akhirnya-divonis-hukuman-rehabilitasi-18-bulan-pLdGcLh3k8.jpg Dhawiya saat tiba di Pengadilan (Foto: Vania/Okezone)

JAKARTA - Sidang pembacaan putusan atas kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan putri kandung Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida, digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (4/9/2018). Sekitar 1 jam, Dhawiya diketahui duduk dikursi pesakitan dan mendengarkan pembacaan putusan yang diberikan oleh Majelis Hakim.

Dalam sidang tersebut, Dhawiya dinyatakan terbukti bersalah berdasarkan Pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sehingga ia harus menjalani masa rehabilitasi selama 1 tahun 6 bulan atau 18 bulan, dan dikurangi masa pidana yang sudah ia jalani selama 6 bulan, terhitung sejak Februari hingga September.

"Telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Menjatuhkan pidana terhadap Dhawiya Zaida selama satu tahun enam bulan. Menetapkan masa penahan dikurangkan dengan masa pidana," ucap Hakim Ketua dalam persidangan.

Baca Juga: Sah, Habib Usman Akui Sudah Nikahi Kartika Putri

Dhawiya

Dengan ditetapkannya Dhawiya untuk menjalani rehabilitasi, wanita 33 tahun tersebut diperintahkan untuk segera dipindahkan ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

"Memerintahkan terdakwa menjalani pengobatan pecandu narkotika di RSKO Cibubur Jakarta Timur dengan biaya sepenuhnya ditanggung oleh terdakwa," papar Hakim Ketua.

"Memerintahkan memindahkan terdakwa dari Rutan Pondok Bambu ke RSKO Cibubur. Selama menjalani pengobatan, diperhitungkan sebagai masa menjalani hukuman. Demikian putusan PN Jakarta Timur tertanggal 4 September 2018," lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, pada sidang sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menjatuhkan tuntutan selama dua tahun rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur untuk Dhawiya. Pasalnya JPU menilai bahwa Dhawiya terbukti bersalah berdasarkan Pasa 127 Ayat 1 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sedangkan dalam pembelaannya, kuasa hukum Dhawiya, Idham Indraputra, menyatakan bahwa tuntutan pihak JPU terlalu berat untuk kliennya. Bahkan dianggap tidak sesuai dengan fakta-fakta persidangan.

Baca Juga: Sebelum Muncul Konfirmasi, Ini Tanda-Tanda Kartika Putri dan Habib Usman Telah Menikah

Dhawiya

Berdasarkan pembacaan putusan sidang, dhawiya diketahui menerima putusan hakim untuk menjalani rehabilitasi selama 1 tahun lamanya. Sementara Lena, selaku JPU masih membutuhkan waktu untuk berfikir.

"Oleh karena JPU masih pikir-pikir putusan ini belum inkracht. Diberi waktu tujuh hari untuk menentukan sikap," ujar Hakim sebelum menutup sidang.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini