Merasa Dirugikan, Cardi B Ajukan Gugatan ke Mantan Manajer Rp215 Miliar

Nur Chandra Laksana, Jurnalis · Jum'at 06 Juli 2018 15:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 06 33 1918873 merasa-dirugikan-cardi-b-ajukan-gugatan-ke-mantan-manajer-rp215-miliar-g0QnsNt94D.jpg Cardi B (Foto: Billboard)

LOS ANGELES - Cardi B belakangan ini dikabarkan tengah mengalami masalah dengan mantan manajernya yang bernama Klenord Raphael. Cardi merasa jika dirinya telah merasa dirugikan oleh pria yang lebih populer disebut dengan ‘Shaft’.

Cardi kemudian membawa kasus ini ke pengadilan untuk mendapatkan segala haknya. Dia menuntut Shaft dengan biaya ganti rugi yang tak tanggung-tanggung, yakni hingga USD15 juta atau sekira Rp215 miliar.

Hal ini dimulai pada April lalu, ketia Shaft mengajukan tuntutan bahwa dia memiliki beberapa bagian penghasilan yang dihasilkan oleh Cardi B saat ini. Dia mengaku jika keberhasilan wanita bernama asli Belcalis Almanzar tersebut merupakan karena dirinya.

 

Shaft meminta 20 persen dari pendapatan kotor yang dihasilkan oleh Cardi B. Dia juga meminta ganti rugi terhadap fitnah yang dilakukan oleh Cardi B di media sosial beberapa waktu lalu terkait dirinya.

- Baca Juga: Cardi B Jadi Rapper Wanita Pertama dengan 2 Lagu di Posisi Pertama Billboard Hot 100

Cardi B mengajukan tanggapannya di pengadilan. Dia dipanggil untuk memberikan kesaksiannya pada Kamis (5/7/2018).

"Kasus ini muncul dari perilaku tidak jujur dan tidak setia dari manajer pribadi yang melayani diri sendiri dan mengendalikan, Kontra Klenord 'Shaft' Raphael dan entitasnya yang melaluinya dia melakukan bisnis, WorldStar dan KSR, yang bersama-sama, di antara hal-hal lainnya, dilanggar kewajiban kontraktual dan fidusia mereka kepada Counter-Plaintiff Belcalis Almanzar, seorang seniman muda yang sangat berbakat dan percaya," tulis pengajuan pengadilan Cardi B, seperti dikutip dari laman Billboard, Jumat (6/7/2018).

Cardi B mengakui perjanjian manajemen dengan WorldStar, tetapi menegaskan bahwa perjanjian itu dilanggar oleh perusahaan Shaft ketika gagal menunjuk seorang manajer bisnis independen, gagal memberinya rekening bulanan, gagal memberikan pembayaran yang memadai kepadanya, dan gagal memberikan dokumentasi biaya.

Dia pun juga menduga jika Shaft tanpa basa-basi menggunakan posisinya sebagai kepercayaan fidusia untuk mengambil bagian yang lebih besar dari penghasilannya.

"Apa yang disebut 'Rekaman Kesepakatan' antara Ms Almanzar dan KSR semakin meningkatkan persentase komisi pada semua kegiatan hiburan terkait Almanzar ke tambahan 25% (dari perjanjian manajemen sebelumnya 20%)," tulis Cardi B dalam tuntutan balik yang dia ajukan.

 

"Untuk urusan ini Shaft menggunakan seorang pengacara yang mengaku bertindak untuk KSR dan Almanzar secara bersamaan. Saran terakhir Shaft kedua bahwa Ms. Almanzar memiliki penasehat terpisahnya meninjau perjanjian Atlantic Recording Corporation, yang disajikan sebagai fait accompli , hampir tidak memaafkan pelanggaran kepercayaan dan pelanggaran atas tugas perawatan, kesetiaan, dan keterusterangan yang dilakukan Kontra-Tergugat kepada Ms. Almanzar," sambung tuntutan tersebut.

Pihak Shaft belum memberikan komentar terkait tuntutan balik tersebut.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini