nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Im Siwan: Wajib Militer Mengubah Pola Pikirku

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Senin 25 Juni 2018 14:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 25 33 1913702 im-siwan-wajib-militer-mengubah-pola-pikirku-3Y6aa8HkZ9.jpg Im Siwan. (Foto: Hancinema)

SEOUL - Im Siwan membagikan pengalamannya menjalani wajib militer (wamil) selama setahun terakhir bersama The Korea Defense Daily. Dalam wawancara yang dipublikasikan harian itu pada 21 Juni 2018, Im mengaku, tidak mudah beradaptasi dengan kegiatan militer sejak hari pertama.

"Awalnya, aku merasa malu. Tapi kemudian, aku bilang ke diriku, ‘Kau hanya perlu bekerja keras’ meski tanpa pengetahuan militer yang memadai,” katanya seperti dilansir dari Soompi, Senin (25/6/2018).

Baca juga: Inul Daratista Kehilangan Cincin Seharga Rp350 Juta karena Ditarik oleh Penonton

Meski mencoba menjaga pikiran positif, namun kehidupan militer diakui bintang Misaeng itu tak mudah. Pasalnya, tolak ukur yang diterapkan di masyarakat sangat berbeda dengan militer. “Aku beri contoh, kau bebas menambah daging saat makan. Tapi di militer, takaran makanmu ditentukan, sehingga semua tentara mendapatkan bagian yang sama,” ujarnya.

Dia kemudian memberikan contoh lain, “Atau ketika kau bilang, ‘Aku enggak nafsu makan, jadi tak akan makan malam.’ Tapi di militer, makan adalah bagian dari tugas seorang tentara.”

Pemilik nama asli Im Woong Jae itu, juga bersyukur setiap tentara dalam unitnya mendapatkan sesi curhat dengan sang komandan. Pun tak diberlakukan sistem senioritas bagi tentara yang masuk militer dalam jarak waktu 6 bulan.

“Aku takjub melihat bagaimana persepsiku berubah hanya beberapa bulan di sini. Awalnya, militer adalah tempat yang sulit dan membuatku frustasi. Tapi sekarang, aku yakin jika militer adalah organisasi yang menjamin hak asasi individu dan pendapat masyarakat sebanyak mungkin," tuturnya.

Hal lain yang disadarinya saat sudah menjalani wamil adalah bagaimana atasan selalu melindungi setiap tentaranya. “Ketika aku merasa tak nyaman karena dimarahi, itu adalah masa peralihan yang diperlukan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Setelah nyaman, aku mulai melihat sesuatu dari kacamata berbeda,” ujarnya.

Baca juga: Lamaran Terkesan Terburu-buru, Baim Wong: Bukan karena Usia

Sebagai informasi, Im Siwan resmi menjalani wamil pada 11 Juli 2017. Pada waktu itu, ia mengaku lega akhirnya bisa menjalankan tugas kenegaraan yang diibaratkannya seperti pekerjaan rumah (PR) yang tertunda baginya.

Saat ini, Im dipercaya menjadi asisten instruktur untuk perekrutan baru di divisi 25. Ia dijadwalkan keluar dari tugas militernya pada 10 April 2019.

(SIS)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini