Garap Kolaborasi Lagu Siti Nurhaliza dan Judika, Begini Tantangan Komposer

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 09 Mei 2018 00:10 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 09 205 1896066 garap-kolaborasi-lagu-siti-nurhaliza-dan-judika-begini-tantangan-komposer-1qfuLATIBJ.jpg

JAKARTA - Sukses mengaransemen single kolaborasi antara Siti Nurhaliza dan Judika yang berjudul Kisah Ku Ingin yang dirilis sejak 2017, komposer sekaligus penulis lagu asal Bandung yang bernama Ivan Lahardika siap mengembangkan karirnya di dunia bisnis.

Dikarenakan kecintaannya terhadap dunia musik sudah terbangun selama 15 tahun, Ivan Lahardika membangun bisnis yang masih berhubungan dengan dunia tersebut, yakni rumah produksi dan label musik yang bernama Vortu Musik.

“Saya mencoba memproduksi sendiri karya-karya saya, ataupun karya-karya oranglain yang menurut saya patut untuk diproduksi. Sekarang saya juga mencoba produksi rumah, seperti band dan penyanyi yang akan kita kemas,” ujar Ivan Lahardika saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (8/5/2018).

Selain single kolaborasi Siti Nurhaliza dengan Judika, sebelumnya Ivan Lahardika juga sempat mengaransemen beberapa lagu milik Charly Setia Band. Namun dalam waktu dekat, ia juga akan mengorbitkan grup orkestra terbaru bernama Pemuda Suka Klabing (PSK).

“Kalau untuk jumlah saya enggak hafal. Saya banyak kerjain projek dari Charly, ada beberapa lagu dia untuk penyanyi lain saya yang kerjain aransemennya. Yang paling baru, dari Indonesia dan Malaysia Siti Nurhaliza dan Judika,” paparnya.

(Baca: Deretan Artis 'Doyan' Nikah Siri, Nomor 1 dengan Konglomerat)

(Baca: The Soulful Gandeng Gading Marten Ngerap di Lagu Barunya)

“Dalam waktu dekat saya kerjakan satu grup orkes, namanya Pemuda Suka Klabing (PSK),” tambah Ivan Lahardika.

Sebagai komposer, Ivan Lahardika mengungkapkan bahwa dirinya tidak banyak menemukan kesulitan selama mengerjakan sebuah lagu kolaborasi Judika dan Siti. Sama halnya dengan inspirasi, ia juga bisa mendapatkan hal tersebut dari mana dan kapan saja.

“Sebetulnya untuk menciptakan lagu kembali lagi ke imajinasi kota. Banyak cara dan metodenya. Kadang-kadang inspirasi itu bisa datang kapan saja, dan bisa juga karena permintaan klien,” tutupnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini