nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Chacha Frederica Punya Miom, Singapura Jadi Destinasi untuk Berobat

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 06:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 14 33 1872381 chacha-frederica-punya-miom-singapura-jadi-destinasi-untuk-berobat-ih4Zykq8Yn.jpg

JAKARTA - Aktris Chacha Frederica diketahui baru saja kembali dari negara tetangga, yakni Singapura. Bukan untuk berlibur, Chacha dan sang suami, Dico Anindito, diketahui berada di negeri singa untuk melakukan pemeriksaan.

Wanita 28 tahun ini menyatakan bahwa dirinya memiliki miom yang membuat ia selalu merasakan sakit luar biasa saat menstruasi tiba. Bahkan lantaran menganggap melakukan pemeriksaan ke dokter obgyn sebelum menikah merupakan hal tabu, wanita kelahiran Jakarta ini baru berani melakukan hal tersebut saat ini.

"Iya ke Singapura. Aku ada laparoskopi, karena aku ada miom. Kalau menstruasi itu sakit banget. Dan ternyata kalau kita mensturasi sakit banget, sedini mungkin kita check ke dokter obgyn, tapi kalau ke dokter obgyn kan kalau belum menikah kayaknya tabu. Ya sudah," ungkap Chacha Frederica yang ditemui di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa 14 Maret 2018.

"Itu ternyata suatu kesalahan sih kalau kita bilang anak usia 14 tahun ke dokter kandungan ya enggak apa-apa," sambungnya.

Chacha menyatakan bahwa dirinya sudah cukup lama mengidam miom, yakni sejak ia duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bahkan ia menyatakan bahwa dirinya merupakan langganan kasur ruang BP sekolahnya.

(Baca Juga: Jadwal Tayang Film Teman Tapi Menikah Berubah Jadi 28 Maret)

(Baca Juga: Alami Gangguan Penyakit, Waldjinah Harus Terbaring Sembilan Bulan di Tempat Tidur)

"Sudah lama dari SMP. Kalau menstruasi dulu sakit banget kayak mau pingsan. Selalu, sebulan sekali pasti tidur di ruang BP (bimbingan penyuluhan) hahaha. Sekolah di ruang BP pasti tidur. Sudah langganan lah...," paparnya.

Mengenai proses pemulihan usai melakukan laparoskopi, personil Girlsquad ini mengaku harus rutin mengkonsumsi makan-makanan sehat. Bahkan dirinya diminta dokter untuk melakukan istirahat selama enam bulan ke depan sambil menunggu pembuangan secara alami.

"Pemulihannya sekarang makan yang sehat. Sekarang kata dokter sudah mulai oke. Insya Allah dalam waktu enam bulan ke depan bisa ada pembuangan secara alami. Tapi kalau belum terjadi, aku harus kembali ke Singapura untuk check lagi," tuturnya.

"Intinya namanya anak, mau profesor bilang normal, mau bilang bagus, kalau sudah tangan Tuhan belum mengizinkan ya kayaknya semua harus berserah kepada yang di atas," tandasnya.

 

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini