Share

Tompi Jelaskan Cara Filler Hidung dan Veneer yang Tepat untuk Gigi

Miftahul Khoiriyah, Jurnalis · Rabu 28 Februari 2018 07:53 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 28 33 1865744 tompi-jelaskan-cara-filler-hidung-dan-veneer-yang-tepat-untuk-gigi-skAksUqUKx.jpg Tompi (Foto: Ady/Okezone)

JAKARTA - Tompi tampaknya resah dengan maraknya filler hidung dan veneer gigi yang dilakukan artis kebanyakan juga orang-orang awam dengan cara yang sembarangan. Belum lama ini, ia menjelaskan secara singkat bahayanya dua tindakan tersebut saat dilakukan tidak sesuai prosedur medis.

- Baca Juga: Tompi Jelaskan Bahayanya Lakukan Filler untuk Hidung

Dalam Go Spot pada Rabu (28/2/2018), Tompi juga menjelaskan cara yang baik dan tepat dalam melakukan filler juga veneer agar tidak mengganggu kesehatan.

Sebab dua hal tersebut memang bisa merusak organ maupun sel tubuh lain jika dilakukan dengan cara yang salah.

 

Ada beberapa bahan yang ternyata bisa digunakan untuk filler hidung sehingga terlihat lebih mancung dan dipercaya kebanyakan orang untuk membuat penampilan semakin menawan.

Tak ingin publik salah paham, dokter sekaligus penyanyi berusia 39 tahun ini pun menjelaskan secara rinci termasuk jangka waktu dan prosedur penggunaannya.

"Nah filler ini macam-macam. Bisa kita pakai dari bahan yang disiapkan dari badan kita sendiri bisa juga kita menggunakan material buatan. Contoh buatan yang aman dan legal juga dibenarkan secara medis yaitu hyaluronic acid (HA). Namun harus diingat indikasinya. Satu penggunaannya kapan, jumlahnya berapa terus prosedur yang tepat seperti apa. Biasanya ada masanya dia hanya akan bertahan sekitar enam bulan, setahun sampai dua tahun," jelas Tompi.

"Mau ninggiin hidung ya sebaiknya fremornya yang dia jazz. Kalau mau baik ya pakai tulang baik tulang rawan dari iga, telinga atau sel tubuh dari tengah hidung," tambahnya.

Sementara itu, Tompi juga menjelaskan bagaimana cara melakukan veneer untuk membuat gigi terlihat lebih putih.

Dari penjelasan pria kelahiran Lhokseumawe, Aceh ini bisa diketahui bahwa veneer tidak bisa dilakukan di semua bentuk gigi.

Saat melakukan veneer, seseorang pun tidak bisa secara bebas membuat giginya tampak putih.

Ada berbagai peraturan dan harus sesuai kadar yang ditentukan medis agar tidak membahayakan tubuh yang lain.

"Veneer itu butuh indikasi yang tepat. Jangan gigi yang berantakan, gigi yang over lapping posisinya tidak beraturan itu dipotong enggak karu-karuan terus dipasang veneer bukan veneer itu tapi kaya selongsong jadinya," katanya.

- Baca Juga: Tertarik Jadi Videografer, Tompi Tutup 2017 dengan Tiga Film Pendek

"Veneer itu dipasang tipis ya kaya casing handfonlah. Ada bagian sedikit dari gigi yang dilapisi tipis tapi enggak boleh kebanyakan, nanti membuat gigi jadi enggak sehat," tutup Tompi.

(edh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini