Mira Lesmana Jelaskan Mengapa Film Anak Langka di Indonesia

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Kamis 22 Februari 2018 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 22 206 1863320 mira-lesmana-jelaskan-mengapa-film-anak-langka-di-indonesia-TvPUm7HOTM.jpg Mira Lesmana (Kiri) (Foto: Ady/Okezone)

JAKARTA - Disadari atau tidak, film anak di Indonesia sudah semakin langka adanya. Beberapa rumah produksi lebih senang mengeluarkan film dengan target pasar remaja atau dewasa.

Kelangkaan film anak ini juga sempat dikatakan oleh Ketua LSF, Ahmad Yani Basuki. Film yang masuk ke Lembaga Sensor Film kebanyakan diperuntukkan ke usia remaja dan dewasa.

Baca Juga: Billy Davidson dan Agatha Chelsea Bikin Heboh Cirebon dalam Meet and Greet Film Meet Me After Sunset

Dalam sebuah wawancara, Ahmad Yani Basuki mengatakan bahwa kelangkaan film anak lebih disebabkan karena rumah produksi cenderung merugi ketika merilis film anak. Maka dari itu, para produser film memilih bermain aman dan merilis film sesuai tren yang sedang berkembang.

Miles Films bisa dikatakan sebagai salah satu rumah produksi yang kerap menghasilkan film anak berkualitas. Sebagai contoh Petualangan Sherina dan Laskar Pelangi menjadi dua film anak terlaris di Indonesia.

“Kalau toh ada yang bilang merugi mungkin mereka melihat film anak ini kayaknya bukan saya deh. Atau mungkin ibu-ibunya sebagai trigger dari kepala rumah tangga dan bisa membawa anaknya untuk nonton film ini tidak mendapatkan info yang tepat kenapa saya harus membawa anak saya nonton film ini, ibu-ibu kan maunya menonton tontonan yang baik buat anak-anakny,” kata Mira Lesmana saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).

Baca Juga: Main Film Meet Me After Sunset, Agatha Chelsea Bikin Fans Kage

Mira merasa bahwa film anak terkadang sulit mencapai kesuksesan karena dirilis di saat yang tidak tepat. Film anak seharusnya dirilis di libur sekolah sehingga bisa menjadi sebuah alternatif pilihan hiburan bagi anak-anak.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini